Foto

Jabatan Bang Leman di Golkar dan DPRA Dipulihkan

BangLeman

Sulaiman Abda. NET

ACEHSATU.COM, Jakarta – Nama baik dan jabatan Drs Sulaiman Abda MSi yang akrab disapa “Bang Leman” kini direhabilitasi atau dipulihkan ke keadaan semula. Jabatan Ketua DPD I Partai Golkar Aceh yang sempat lepas darinya beberapa bulan akan dikembalikan kepadanya.

Koordinator Wilayah Sumatera Utara (Korwil Sumut) dan Aceh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar hasil Munas Riau, Ahmad Doli Kurnia memastikan hal itu saat menjawab Serambi di Jakarta, Kamis (4/2).

“Sudah disepakati bahwa kader-kader yang dipecat akan dikembalikan ke jabatannya semula. Termasuk Sulaiman Abda di Aceh,” kata Doli Kurnia yang pernah menjadi Ketua Umum DPP KNPI.

Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie dan Wakil Ketua Umum Agung Laksono dalam pertemuan di kediaman Wapres Jusuf Kalla, Rabu (3/2) sepakat merehabilitasi kader partai yang pernah dipecat selama sengketa kepengurusan berlangsung.

Mereka juga sepakat menyelenggarakan musyawarah nasional (munas) dalam waktu dekat. “Keputusannya kan sudah jelas. Keputusan Menkumham jelas dan nama itu akan kita pertahankan, juga di daerah, dimulai dari Munas Riau,” ujar Aburizal di Rumah Dinas Wapres, Jakarta Pusat, Rabu.

Bang Leman sebelumnya menjabat Ketua DPD I Partai Golkar Aceh. Tapi DPP Partai Golkar di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie (ARB atau Ical) memberhentikan Sulaiman dan menunjuk Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Yusuf Ishak sebagai penggantinya. Sedangkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen ditunjuk Muntasir Hamid menggantikan Zuriat Supardjo. Keputusan Ical tersebut diyakini gara-gara merapatnya DPD Golkar Aceh ke kubu Agung Laksono.

Buntut dari pemecatan tersebut, Bang Leman juga diusulkan diganti dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRA. Wakil Ketua DPP Partai Golkar Agung, sejak awal–sebelum adanya kesepakatan rekonsiliasi–meminta agar tidak dilakukan pemecatan bagi kader yang berbeda pandangan. Termasuk Sulaiman Abda.

“Hari ini pun kami sepakat untuk tidak melakukan tindakan pemecatan, bahkan yang sudah telanjur dipecat akan direhab. Itu dijalankan sesuai agenda saja,” kata Agung Laksono.

Doli Kurnia mengatakan, DPP Partai Golkar, Kamis kemarin menggelar rapat untuk membahas tentang mekanisme rehabilitasi tersebut. “Tapi prinsipnya, direhabilitasi. Mekanisme kita rapatkan di DPP,” ujar Doli Kurnia.

Sebelumnya, sejumlah tokoh Partai Golkar meminta agar semua kader yang pernah dipecat selama konflik internal partai berlangsung dipulihkan dan direhabilitasi.

Dengan diaktifkan kembali SK kepengurusan Golkar hasil Munas Riau oleh Menteri Hukum dan HAM, secara otomatis kader-kader yang dipecat selama konflik internal berlangsung kini masih terdaftar sebagai pengurus partai yang sah. (SERAMBINEWS.COM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top