INVESTIGASI: Merek Ternama Dunia Juga Ikut Merusak Hutan Leuser

Merek besar dunia itu turut andil merusak hutan Leuser, karena masih membeli sawit dari perusahaan yang masih merusak hutan di KEL.
Hutan Leuser
Lokasi pembukaan lahan baru di Kawasan Ekosistem Leuser oleh PT. Nia Yulided Bersaudara. Foto Udara Dok. Tim Lipsus

ACEH Timur merupakan salah satu daerah di Aceh yang memiliki kawasan hutan bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value Forest/HCVF) dan masuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL).

KEL merupakan hutan hujan yang membentang di 13 kabupaten kota di Provinsi Aceh dan sudah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional oleh Pemerintah Indonesia. Namun hutan bernilai konservasi tinggi ini justru belum dimasukkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Aceh 2013-2033.

Perkebunan kelapa sawit ini menjadi salah satu faktor terbesar penyumbang aksi deforestasi di Kawasan Ekosistem Leuser.

Di Aceh Timur, yang menjadi salah satu kabupaten yag memiliki kawasan hutan di KEL, sedikitnya ada 31 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memilik izin Hak Guna Usaha (HGU).

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh merilis luas luas tanam dan produksi kelapa sawit tahun 2014-2016 di Aceh Timur seluas 25.842,00 hektare.

Masifnya deforestasi di KEL juga tidak bisa diabaikan dari keterlibatan merek-merek makanan ringan dan bank-bank besar dunia.

Merek besar dunia itu turut andil merusak hutan Leuser, karena masih membeli sawit dari perusahaan yang masih merusak hutan di KEL.

Hutan Leuser
Lokasi pembukaan lahan baru di Kawasan Ekosistem Leuser oleh PT. Nia Yulided Bersaudara. Foto Udara Dok. Tim Lipsus

Dalam upaya mengawal kebijakan penurunan deforestasi, pada tahun 2018, Presiden Jokowi menerbitkan Instruksi Presiden No. 8 tahun 2018 tentang Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit serta Peningkatan Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit, atau yang dikenal dengan Inpres Moratorium Sawit. 

Hingga berakhirnya Inpres tersebut pada 19 September 2021 atau tepatnya 5 bulan lalu, hutan di Kawasan Ekosistem Leuser di Aceh Timur masih dirambah untuk pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit.

Fakta itu tentu sangat kontras dengan kebijakan Instruksi Presiden tentang Moratorium Sawit.

Liputan ini menguak proses penghancuran hutan yang dilakukan banyak perusahaan besar dunia dan kaitan dengan mata rantai pasokan sawit dari Kawasan Ekosistem Leuser.

Berikut liputan selengkapnya yang diturunkan pada bagian terakhir.

Kenapa Merek Besar Ikut Terlibat? (Klik Hal Selanjutnya)