Ini Tujuh Perempuan Aceh Barat Daya Akan Bertarung Jadi Kepala Desa

Ketua panitia P2k Desa Kuta Tuha, Kecamatan Blangpidie, Saiful M membenarkan bahwa dari empat calon kepala desa yang telah mendaftarkan diri, satu orang diantaranya wanita.
pilkades serentak
ILUSTRASI - Kakak dan adik kandung di Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh, akan saling bertarung memperebutkan kursi kepala desa. | Foto: NET

ACEHSATU.COM | Blangpidie – Ini Tujuh Perempuan Aceh Barat Daya Akan Bertarung Jadi Kepala Desa/Keuchik dalam pemilihan serentak di 152 Gampong yang akan berlangsung pada Maret 2022.

Kepala Bidang Pemerintahan (kabag Pem) Pemkab Abdya, Reza Kamarullah di Blangpidie, Rabu, mengatakan data tersebut sesuai dengan calon yang sudah mendaftarkan diri pada panitia pemilihan Keuchik (p2K) di desa.

Ada pun ke tujuh calon kepala desa tersebut yakni Shinta Humaira di Desa Kuta Tuha, Rohani di Desa Keude Siblah, Thaibah di Desa Lamkuta, Ira Maya di Desa Alue Dawah, Nurhijah di Desa Ujong Tanoh, Husni di Desa Gadang dan Asridayani di Desa Asoe Nanggroe. 

Ketua panitia P2k Desa Kuta Tuha, Kecamatan Blangpidie, Saiful M membenarkan bahwa dari empat calon kepala desa yang telah mendaftarkan diri, satu orang diantaranya wanita.

“Iya benar, ada satu orang wanita, namanya Shinta Humaira. Bersangkutan mendaftar di bursa calon di awal-awal penerimaan berkas pendaftaran dulu,” katanya.

Pekan lalu Sepuluh Kepala Desa Di Aceh Utara Dilantik, Ini Pesan Camat

Camat Pirak Timu Kabupaten Aceh Utara melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap sepuluh Geuchik (kepala desa) terpilih di wilayah. Kessepuluh kepala desa itu yakni, Geuchik Desa Krueng Pirak, Desa Alue Rime, Desa Trieng Krueng Kreh, Desa Serdang, Desa Leupe, Desa Alue Bungkoh,  Desa Geulumpang, Desa Pucok Alue, Desa Asan Krueng Kreh, dan Desa Keutapang Periode 2022 – 2028. Selasa (25/01/2022).

Camat Pirak Timu, Zikrullah dalam pelantikan tersebut mengatakan, dengan dilantiknya kepala desa hari ini semoga dapat mempercepat pembangunan desa dimana para geuchik harus segera melakukan Musyawarah Bersama ditingkat Desa (Musrembangdes) untuk tercapainya segala aspek permasalahan yang ada di Pirak Timu dan terkhusus untuk desa masing-masing.

Sementara untuk para Pejabat (PJ) Geuchik sebelumnya jika ada pengerjaan yang belum selesai untuk segera menyelesaikan semua tanggung jawab nya, sebelum tugasnya di emban oleh Geuchik terpilih.

Begitu juga dengan Tuha Peut agar terus bisa bersinergi dengan Geuchik Terpilih agar tercapainya pembangunan dan kemajuan desa ke arah yang lebih baik.