Ini Tampang Dua Tersangka Pelempar Batu ke Bus Tewaskan Pemudik Aceh

Satreskrim Polres Batubara bersama Personel Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut menangkap pelempar bus yang tewaskan pemudik di Kabupaten Batubara. Dua orang yang ditangkap itu pun menjadi tersangka
Polda Sumut
Konferensi Pers di Polda Sumut kasus pelemparan bus (Datuk Haris/detikSumut)

ACEHSATU.COM | MEDAN – Satreskrim Polres Batubara bersama Personel Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut menangkap pelempar bus yang tewaskan pemudik di Kabupaten Batubara. Dua orang yang ditangkap itu pun menjadi tersangka.

“Tersangka yang diamankan ada dua orang, ada otak pelaku dan ada eksekutor,” kata Dirkrimum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja di Mapolda Sumut, Senin (9/5/2022).

Kedua tersangka yang diamankan yakni Erikson Sianipar (37) warga Tanjung Tiram, Batubara sebagai otak pelaku. Serta Bonar Sinaga (28), warga Kecamatan Sei Suka, Batubara sebagai eksekutor tunggal yang melakukan pelemparan batu terhadap angkutan umum tersebut.

“ES, (37) sebagai otak pelaku menyusun, merencanakan aksi. Kemudian meminta tersangka BFS untuk melaksanakan aksi pada hari dan TKP (tempat kejadian perkara) yang telah disepakati,” sebut Tatan.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti batu yang digunakan para pelaku untuk melakukan pelemparan ke bus. Polisi juga memastikan kasus ini bukan gangguan keamaan saat perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Konferensi Pers di Polda Sumut kasus pelemparan bus (Datuk Haris/detikSumut)

Sebelumnya diberitakan, seorang warga bernama Ahmad Alwi (20) meninggal dunia diduga akibat terkena lemparan batu. Alwi terkena lemparan saat berada di bus Sartika yang dia tumpangi saat hendak mudik ke Aceh.

Peristiwa pelemparan itu terjadi pada Jumat (29/4) yang lalu. Korban kemudian meninggal pada Kamis (5/5) setelah enam hari mendapatkan perawatan.

Adik korban, Khairunnisa, mengatakan korban saat peristiwa itu duduk di kursi bagian depan. Batu yang dilemparkan OTK ke bagian depan kaca mengenai abangnya.

“Mamak sama abang ini mau ke Aceh naik bus duduk di bangku depan. Tiba-tiba dari arah depan ada yang melempar batu terkena abang saya,” kata Khairunnisa.

Polisi kemudian menelusuri kasus ini dan memeriksa sejumlah saksi. Polisi kemudian menangkap para pelaku pelemparan.

“Iya benar (pelaku sudah ditangkap),” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi detikSumut. (*)