Ini Rahasia BNN Bisa Ungkap Ladang Ganja di Aceh

Menggunakan alat dan metode tertentu, tim kemudian memetakan dan memberikan informasi detail terkait lokasi yang ditunjuk BNN tersebut.
Ladang Ganja di Beutong Ateuh
Dokumentasi - Personel Kepolisian Polres Aceh Besar berada dikawasan ladang ganja sebelum pemusnahan pada operasi pemusnahan ladang ganja di kawasan Kecamatan Seulimeun, Aceh Besar, Aceh, Rabu (16/6/2021). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/foc.)

ACEHSATUCOM | BOGOR – Badan Informasi Geospasial (BIG) merupakan lembaga milik pemerintah yang bertugas melakukan pemetaan baik di daratan dan lautan.

Hasil pemetaan yang dilakukan BIG ini menjadi peta dasar yang akan dijadikan rujukan oleh banyak pihak, baik kementerian serta lembaga pemerintah lainnya.

Belum lama ini, BIG bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) memetakan sejumlah lokasi ladang ganja di Aceh.

Berkat peta dasar yang dimiliki BIG, BNN mengungkap ladang ganja yang disalahgunakan dan diedarkan ke banyak daerah di Indonesia.

“Dalam hal temuan ladang ganja di Aceh itu, BIG memberikan informasi data dari hasil pemetaan yang dilakukan. Kemudian dipadukan dengan hasil penyelidikan pihak BNN. Misalnya, BNN menunjukkan titik koordinat yang diduga lahan ganja, kemudian BIG menunjukkan dan memberi informasi tentang kondisi secara umum kawasan itu,” ujar Deputi Bidang Informasi Geospasial (IGD) BIG Mohamad Arief Syafii melansir detikcom, Sabtu (28/8/2021).

Arief menceritakan awalnya pihak BNN meminta BIG untuk membantu informasi kondisi salah satu lahan yang diduga menjadi tempat menanam ganja.

Menggunakan alat dan metode tertentu, tim kemudian memetakan dan memberikan informasi detail terkait lokasi yang ditunjuk BNN tersebut.

“Awalnya BiG diminta informasinya terkait lokasi diduga ladang ganja. Kemudian kita bergerak, lalu lakukan pemetaan dan lainnya. Informasi detailnya kita gunakan LiDAR (Light Detection and Rangin), jadi metode LiDAR itu pemetaan bentuk permukaan bumi di darat. Pada alat itu kan ada kamera, jadi hasilnya foto itu menjelaskan ada tanaman apa atau hal apa yang ada di objek pemetaan,” tutur Arief.

Keterlibatan BIG dalam pengungkapan ladang ganja di Aceh pada akhir Juli 2021 ini, kata Arief, merupakan wujud nyata BIG untuk mendukung aparat penegak hukum dalam program pencegahan dan pemberantasan narkoba di Indonesia.

“Kegiatan operasi gabungan ini merupakan wujud sinergitas implementasi rencana aksi nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba, sebagaimana yang diamanahkan dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2020,” ucap Arief menegaskan. (*)