Politik

Ini Penjelasan Wagub Soal Etika Komunikasi Gubernur dalam Sidang Interpelasi DPRA

Kehadiran Wagub untuk menyampaikan penjelasan Gubernur Aceh terhadap hak interpelasi DPRA.

FOTO | IST

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah mewakili Gubernur Aceh menghadiri Rapat Paripurna Khusus Tahun 2018 Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kamis 28 Juni 2018.

Kehadiran Wagub untuk menyampaikan penjelasan Gubernur Aceh terhadap hak interpelasi DPRA.

Dalam penjelasan tertulis Gubernur Aceh yang dibacakan Wagub menyebutkan, pada prinsipnya Gubernur sangat menghargai hak yang digunakan oleh beberapa anggota dewan untuk meminta keterangan atau disebut juga Hak Interpelasi guna melaksanakan fungsi pengawasan DPRA dan menjadi bahan dalam penetapan pelaksanaan kebijakan Gubernur.

Wagub kemudian membacakan penjelasan terkait pertanyaan DPRA menyangkut beberapa kebijakan Gubernur.

Di antaranya terkait persoalan etika komunikasi di media sosial.

Berkenaan dengan dugaan dan tuduhan melakukan pelanggaran moral/etika dalam berkomunikasi, dapat Wagub menjelaskan bahwa komunikasi Gubernur terutama di media sosial bersifat pribadi dan bukan merupakan kebijakan yang bersifat penting dan strategis serta memiliki dampak luas dalam kehidupan bermasyarakat.

Sehingga hal tersebut bukan merupakan objek penggunaan hak interpelasi DPRA.

“Status dalam media sosial (facebook) tersebut memang saya yang buat secara pribadi. Namun yang menanggapi dalam media sosial tersebut adalah pengguna facebook dan ditanggapi kembali oleh anggota-anggota saya,” kata Irwandi dalam pernyataan tertulis yang dibacakan Wagub.

Adapun beberapa komentar yang disampaikan, pada intinya adalah karena banyak komentar yang menghina serta tidak layak disampaikan, baik sebagai pribadi maupun atas nama Gubenur Aceh.

Mengakhiri uraiannya Wagub mengatakan, sungguhpun dalam penjelasan tersebut masih ada anggota DPR Aceh yang belum sepaham, ia memaknai sebagai bagian dari wahana demokrasi yang perlu dijunjung tinggi.

“Selanjutnya kepada seluruh anggota dewan yang terhormat, pada tempatnya kami menyampaikan terima kasih yang tiada terhingga. Semoga hubungan kemitraan antara Legislatif Aceh dan Eksekutif Aceh terus terjalin dengan baik dan harmonis dalam rangka mewujudkan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh,” demikian kata WagubNova. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top