oleh

Ini Kilas Balik Polemik Perjalanan Kuota Caleg 120 Persen

-Politik-35 views

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Surat Edaran KPU Nomor: 605/PL.01.4-SD/06/KPU/VI/2018 tanggal 25 Juni 2018 perihal Syarat calon anggota DPR Aceh dan DPR kab/kota di Aceh telah menuai protes dari masyarakat Aceh.

Seperti yang dikemukakan oleh Kuasa Hukum Koalisi  Masyarakat Aceh Peduli UUPA, Kamaruddin SH, kepada ACEHSATU, Senin (25/6/2018).

Kamaruddin menyebut bahwa kebijakan KPU tersebut ibarat sedang membangun konflik regulasi kembali di Aceh.

Ternyata, proses lahirnya kuota caleg 120 persen juga penuh dengan lika-liku politik.

Berikut kilas balik polemik perjalan kuota 120 persen.

22 Maret 2013

KIP Aceh mengutus tiga komisioner untuk menegosiasikan silang pendapat tentang kuota caleg Aceh dengan KPU. Hasilnya, KPU tetap bersikukuh agar partai-partai di Aceh mendaftarkan 100 persen bakal caleg, seperti yang berlaku di seluruh Indonesia.

22 April 2013

Partai-partai politik mendaftarkan nama bakal caleg. Ada yang mendaftarkan 120 persen, ada pula yang 100 persen. Ada 1.200 bakal caleg yang terdaftar dari 12 partai politik nasional, dan 3 partai lokal.

7 Mei 2013

KPU menyurati KIP Aceh meminta agar partai politik yang mengajukan 120 persen caleg supaya menguranginya menjadi 100 persen dari jatah kursi di parlemen.

21 Mei 2013

KPU menerima kuota 120 persen untuk Aceh. Aturan teknis akan diatur kemudian. (*)

Komentar

Indeks Berita