Ini Dugaan Motif di Balik Kasus Penembakan Pos Polisi di Aceh Barat

Pos Polisi Panton Reu di Gampong Manggi, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, Aceh, ditembaki oleh pria berinisial DP.
Penembakan Pos Polisi di Aceh Barat
Dinding pos polisi yang rusak diduga terkena tembakan di kawasan Desa Manggi, Kecamatan Panton Reue, Aceh Barat. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Pos Polisi Panton Reu di Gampong Manggi, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, Aceh, ditembaki oleh pria berinisial DP. Setelah diselidiki, rupanya penembakan itu diduga didasari dendam.

“Kita mencurigai motifnya dendam kepada kepolisian, tersangka juga diduga pelaku perampokan pedulang emas di Aceh Barat,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Winardy kepada wartawan, Senin (1/11/2021).

Winardy mengatakan, dalam kasus perampokan, polisi sedang menyelidiki keberadaan tersangka meski korban tidak melapor. Keberadaan DP diburu personel Polsek Kawai XVI dan Polres Aceh Barat.

“Dia dicari polisi, tidak suka dengan polisi sehingga melakukan penembakan di Pospol,” jalas Winardy.

Barang Bukti Selonsong Ditemukan

Polisi menemukan sejumlah barang bukti. Salah satunya selongsong peluru.

“Dari tangannya, kita sita barang bukti tiga peluru aktif dan selongsong. Peluru kita temukan di kawasan Pantai Cermin yang merupakan lokasi perampokan pendulang emas,” ujarnya.

DP diamankan bersama 4 orang lainnya. Namun, setelah diinterogasi, 4 orang lainnya tidak terbukti menembaki pospol.

“Empat orang saat kita amankan sebagai saksi, mereka mengungkapkan alibi. Alibi kita cek satu per satu, setelah dicek benar mereka saat kejadian berada di suatu tempat dan itu dikuatkan saksi-saksi lain,” jelas Winardy.

“Tersangka ditahan di Polres Aceh Barat,” ujar Winardy.

Kronologi Penembakan

Penembakan Pos Polisi Panton Reu di Gampong Manggi, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, terjadi pada Kamis (28/10), sekitar pukul 03.15 WIB.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan 16 selongsong peluru kaliber 7,26 milimeter serta 22 selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter. Selain itu, polisi menemukan enam proyektil.

Dilaporkan tak ada anggota kepolisian yang menjadi korban akibat peristiwa tersebut. Senjata api yang diduga digunakan pelaku adalah senapan serbu AK-47 dan SS1 atau M-16. (*)