Foto

Ini Dia si Makelar Anggaran dan Aksinya

Laporan Redaksi

ACEHSATU.COM, BANDA ACEH — Praktik membekingi agar usulan suatu daerah dianggarkan dalam APBN memang bukan barang baru. Sejumlah nama politisi senayan diduga menjadi pemain utama aksi yang terbilang nakal ini.

Meski tidak dapat dibenarkan, namun tindakan oknum pejabat di daerah menggunakan jasa makelar masih patut dimaklumi. Apalagi niat melakukan percepatan pembangunan daerahnya melalui upaya memperoleh tambahan dana dari pusat kerap terhadang palang birokrasi yang sangat rumit.

Celah tersebut kemudian dijadikan arena bagi sejumlah oknum di senayan meraup laba. Daerah kerap dipaksa melakukan tindakan nakal menyumpal politisi dengan segepok rupiah sebagai imbal jasa memperjuangkan usulannya dan memperoleh alokasi dalam APBN.

Modus operandinya tergolong canggih dan sanat rapi. Komunikasi antara oknum pejabat daerah dan politisi tidak terjadi secara sembarangan melainkan melalui pihak perantara yang dipercaya masing-masing oknum.

Hal ini pernah disuarakan seorang sumber kepada ACEHSATU.COM beberapa waktu lalu. Ia menceritakan secara detail setiap proses yang terjadi dalam pengurusan anggaran tersebut. Mulai dari nama oknum pejabat dan politisi, termasuk jumlah besaran fee yang disodorkan kepada oknum anggota DPR RI agar bersedia menggolkan usulan daerah tertentu ke dalam APBN 2016.

Selain itu, sumber juga mengungkapkan bahwa daerah dipaksa menyetor sebahagian dari total fee jauh-jauh hari sebelum usulan dipastikan tercatat dalam APBN.

Namun kejahatan tetaplah kejahatan yang tidak akan berjalan sempurna. Usulan daerah yang diperjuangkan oknum politisi lari dari kesepakatan awal. “Daerah protes, sementara fee sudah terlanjur disetor,” terang sumber tersebut.

Berbekal informasi itu, kemudian ACEHSATU.COM membentuk tim untuk mendalami lebih lanjut dan melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebut. Namun lagi-lagi upaya mendapatkan keterangan belum berhasil dilakukan. Semua oknum yang dimintai klarifikasinya memilih bungkam dan menghindar.

“Bapak sedang tidak di tempat, nanti kami sampaikan kembali,” ujar Kepala Bagian Humas pemerintahan daerah berinisial AU, Senin kemarin.

Sedangkan oknum politisi senayan juga tidak memberikan klarifikasi. Pesan singkat yang dikirim ke ponselnya belum pernah berbalas.

Kendati demikian upaya tim ACEHSATU.COM sudah sangat maksimal. Beberapa data kunci telah diperoleh untuk kemudian dilaporkan secara lengkap melalui tabloid kami yang akan segera terbit perdana.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top