Teknologi

Ini Alat Sadap Canggih Milik KPK yang Bikin Koruptor tak Berkutik

KPK juga memiliki peralatan firing buatan AS dan macro system buatan Polandia.

FOTO | NET

Laporan Adunovic Abdoellayev

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki kewenangan untuk melakukan penyadapan terhadap seseorang yang diduga melakukan aksi korupsi.

Kewenangan itu diatur dalam Undang-Undang tentang Tindak Pidana Korupsi.

Nah, bagaimana KPK melakukan aksi sadap terhadap calon korbannya?

Dari informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, ternyata KPK memiliki sejumlah alat canggih untuk menyadap seseorang.

Lewat daftar isian proyek tahun 2005, lembaga antirasuah itu sudah membeli alat sadap jenis portabel A (laptop dan receiver) seharga Rp 1,512 miliar, jenis B Rp 5,25 miliar, dan jenis C Rp 4 miliar.

Kemudian satu unit LID monitoring centre (LID MC) seharga Rp 17,31 miliar.

Alat penyadap tersebut dinamakan audio telecommunication international systems (ATIS) Gueher, buatan Jerman, ditambah beberapa kelengkapannya.

KPK juga memiliki peralatan firing buatan AS dan macro system buatan Polandia.

Jadi, KPK dapat mengetahui lalu lintas komunikasi jika telah di sadap, dan ini jadi bukti dan dasar kuat bagi KPK untuk menahan dan mendakwa seseorang calon tersangka.

Apalagi selama ini, lembaga itu selalu punya bukti kuat, dalam setiap proses penegakan hukum. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top