Ini Alasan Sekda Aceh, Pastikan Tes PCR Covid Keluar Dalam 24 Jam

swab PCR Covid
Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah MKes mengunjungi Laboratorium Balai Litbang Kesehatan Aceh untuk memastikan hasil uji swab PCR keluar dalam waktu 24 jam, Rabu (16/6/2021) acehsatu.com/ist

Ini Alasan Sekda Aceh, Pastikan Tes PCR Keluar Dalam 24 Jam

ACEHSATU.COM [ BANDA ACEH – Sekretaris Daerah Pemerintah Aceh, dr Taqwallah MKes mengingatkan petugas laboratorium pemeriksaan sampel swab PCR Covid-19 agar hasil uji laboratiorium tersebut keluara dalam waktu 24 jam.

“Orang kalau sudah di swab, orang tersebut tidak dapat pergi kemana-mana karenanya besok dia harus sudah menerima sampelnya agar mengetahui terpapar Covid-19 atau tidak, tolong itu dipastikan,” ujar Taqwallah saat mengunjungi laboratorium Balai Litbang Kesehatan Aceh. Rabu (16/6/2021)

Menurut Sekda, kita harus mensukseskan secara bersama, jika hasil pemeriksaan uji laboratorium swab PCR keluar sebelum 24 jam.

Sekda Aceh, dr Taqwallah memberikan bingkisan kepada petugas labarotorium uji swab PCR di Banda Aceh. Rabu (16/6/2021) acehsatu.com/ist

Selaian itu Sekda juga mengingatkan petugas di Labkesda agar mewanti-wanti pihak rumah sakit di daerah agar mengirim sampel swab PCR masyarakatnya ke Labkesda sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Hal tersebut penting agar hasil swab dapat keluar dalam 1 kali 24 jam

Pada kesempatan tersebut Penanggungjawab Laboratorium Pemeriksaan Covid-19 Litbangkes, dr Eka Fitria melaporkan pada Rabu (16/6/2021) pihkanya melakukan pemeriksaan 184 sampel dan di UPTD Balai Labkesda Dinas Kesehatan Aceh, ada 110 sampel PCR yang diuji.

“Sampel-sampel tersebut dikirim dari berbagai kabupaten/kota,” ujarnya.

Selain mengunjungi Laboratorium, Balai Litbang Aceh sekda yang didampingi Kadis Kesehatan Aceh, dr Hanif juga mengunjungi UPTD Balai Labkesda Dinas Kesehatan Aceh, dan laboratorium RSUDZA Banda Aceh

Diakhir kunjungannya, Sekda juga memberikan bingkisan kepada petugas medis yang tidak kenal waktu bekerja menguji sampel covid dari daerah. (*)