Ingin Beli iPhone Bekas? Simak Dulu Tips Ini Agar Tidak Salah Beli

iPhone memang selalu menarik bagi banyak orang; baik model terbarunya atau bahkan perangkat second sekalipun. Ponsel ini juga identik dengan ponsel premium yang punya nilai prestise tersendiri bagi yang memakainya.
Beli iPhone Bekas
Dok. Kompas/Net

ACEHSATU.COMiPhone memang selalu menarik bagi banyak orang; baik model terbarunya atau bahkan perangkat second sekalipun.

Ponsel ini juga identik dengan ponsel premium yang punya nilai prestise tersendiri bagi yang memakainya. Tak heran jika banyak yang ingin memiliki ponsel ini. Jika tak bisa beli yang asli atau baru karena harganya yang wow, iPhone bekas pun jadi.

Namun, jangan sampai anda salah beli. Harga hp iPhone bekas pun tergolong lumayan, jadi jangan sampai Anda kurang jeli dalam membeli produk ini. Perhatikan tips membeli iPhone bekas di bawah ini.

1. Jangan Sampai Salah Beli Tipe iPhone

Jika anda ingin membeli iPhone untuk penggunaan jangka waktu yang lumayan lama, maka sebaiknya anda jangan sampai salah beli tipe. Minimal anda membeli tipe iPhone saat ini yaitu iPhone 6 ke atas.

Kenapa harus iPhone 6? Karena iPhone 6 untuk saat ini masih bisa dipakai dengan baik, fitur kamera serta spesifikasi yang ditawarkan cocok untuk kebutuhan zaman ini. Bahkan iPhone seri ini juga bisa bersaing antara 2 sampai dengan 3 tahun yang akan datang.

Tidak hanya itu saja, iPhone 6 juga dilengkapi dengan ruang penyimpanan sebesar 16 GB dan harga hp iphone yang satu ini di kisaran 3 jutaan, bahkan ada juga yang menawarkan harga 2 jutaan saja.

Memang harga tersebut tergantung kondisi dan varian. Untuk harga lainnya seputar iPhone anda bisa mengunjungi situs Blibli untuk membandingkan harga. Anda juga bisa langsung membelinya dengan aman di situs tersebut.

2. Kenali Perbedaan iPhone FU dan SU agar Tidak Salah Beli

Jika ini kali pertama Anda menggunakan iPhone setelah sebelumnya menggunakan Android, Anda harus mengetahui apa perbedaan iPhone FU dengan iPhone SU. FU memiliki kepanjangan factory unlock, iPhone jenis FU ini biasanya tidak dikunci oleh pabrik yang membuat iPhone tersebut, dengan begitu anda bisa menggunakan semua kartu SIM dari seluruh dunia.

Beli iPhone Bekas
Dok. Kompas/Net

Sedangkan iPhone SU adalah kepanjangan dari Software Unlock adalah jenis iPhone yang sudah dilakukan unlock dengan menggunakan software. Perbedaanya terletak pada proses unlocknya, jika iPhone jenis FU dari pihak pabrik sudah tidak di lock dan bisa menggunakan beragam SIM. Jika iPhone SU adalah ponsel yang awalnya di lock (hanya bisa menggunakan satu SIM saja) kemudian di unlock dengan menggunakan software.

Salah satu cara melakukan unlock adalah dengan cara melakukan jailbreak dan biasanya cara ini akan mengakibatkan seluruh fungsi (tidak sampai 100%) tidak akan berjalan dengan normal. Anda disarankan membeli iPhone FU dari pada yang SU untuk keamanan dan juga kenyamanan saat menggunakannya.

3. Cek Terlebih Dahulu nomor IMEI-nya

Ketika anda mencari referensi di internet dan anda mendapatkan iPhone yang dinilai bagus, jangan buru-buru membelinya coba baca dengan seksama dibagian deskripsi produknya dan jangan lupa juga tanyakan jika ada sesuatu yang kurang jelas mengenai perangkat tersebut.

Jika informasi yang sudah diberikan dinilai sudah cukup, sebelum anda fix membelinya maka anda bisa meminta nomor IMEI-nya terlebih dahulu. Nomor IMEI ini biasanya bisa di cek di menu Settings > General > About.

Jika anda sudah mendapatkan nomor IMEI-nya maka anda bisa langsung cek di halaman Apple agar bisa mengetahui waktu produksi perangkat tersebut dan anda juga bisa melihat sisa masa garansi yang ada di iPhone tersebut, sehingga yang menjual tidak akan bisa berbohong.

4.Beli iPhone Bekas yang Masih Memiliki Garansi

Jika anda memutuskan untuk membeli ponsel ini secara online, misalnya saja melalui marketplace seperti blibli. Maka carilah ponsel iPhone yang masih memiliki garansi secara resmi. Memang biasanya harga hp iphone yang masih memiliki garansi resmi akan jauh lebih mahal.

Tapi, dengan anda membeli yang masih memiliki garansi resmi kualitas ponselnya akan terjamin. Jadi jangan terburu-buru memutuskan ya, karena memang mencari iphone bekas yang masih bagus harus sabar agar tidak salah beli.

Oh iya, perlu anda ketahui bahwa tidak ada yang namanya garansi resmi internasional ya untuk produk iPhone. Di iPhone hanya ada garansi regional, artinya anda hanya memberikan klaim garansi di negara iPhone tersebut dirilis. Sebagai contoh anda bisa melihat bagian dus belakangnya ya.

Salah satu kode negara untuk iPhone :

  • LL/A : Untuk Negara Amerika.
  • MY/A : Untuk Negara Malaysia.
  • X/A : Untuk Negara Australia.
  • ZP/A : Untuk Negara Singapore dan Hongkong.
  • Sedangkan untuk Indonesia dengan kode PA/A.

4. Cek Fitur yang Ada Apakah Masih Berfungsi atau Tidak

Ketika anda membeli iphone second, pastikan tidak ada kerusakan sama sekali. Hal – hal yang harus anda cek adalah responsivitas layar secara keseluruhannya, anda juga harus cek sensor rotasinya, apakah berfungsi dengan baik atau tidak.

Memeriksa terlebih dahulu konektivitas juga sangat penting baik itu Bluetooth, GPS dan WiFi. Cek kamera, cek ambient light sensor dan jangan lupa cek juga baterainya, apakah masih sehat atau tidak.

5. iCloud Wajib di Cek

Ini sangat penting dan wajib untuk direset di tempat. Jangan lupa cek terlebih dahulu apakah iCloud masih aktif atau tidak. Jika masih aktif segera minta untuk menonaktifkan atau mengeluarkan iCloudnya sekaligus dengan fitur Find My iPhone. Karena jika masih aktif iPhone tersebut bisa dikendalikan jarak jauh.

Anda akan selalu diminta untuk memasukan password iCloud ketika melakukan aktivitas penting, misalnya saja menginstall aplikasi. Maka wajib untuk direset di tempat.

Semoga informasi ini dapat membantu Anda yang ingin beralih dari android ke iPhone ya! Ingat untuk selalu jeli dalam memilih produk bekas agar mendapatkan perangkat sesuai keinginan. (*)