oleh

INFOGRAFIS: Triwulan I, Pertumbuhan Ekonomi Aceh Lebih Tinggi Dibanding Nasional

Infografis @Acehsatu

ACEHSATU.COM — Badan Pusat Statistik Aceh mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh pada triwulan-I 2020 sebesar 3,17% (year on year).

Capaian tersebut berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tumbuh sebesar 2,97%.

Berdasarkan rilis BPS, penurunan pertumbuhan ekonomi secara nasional disebabkan oleh turunnya sejumlah ekspor Indonesia, di antaranya China dan Amerika sebagai dampak dari wabah corona.

Meski pertumbuhan ekonomi Aceh lebih tinggi dibandingkan nasional, namun capaian tersebut lebih rendah bila dibandingkan pada triwulan-I 2019 dengan capai pertumbuhann sebesar 3.88%.

Perlambatan juga terjadi bila dibandingkan pada kuartal-IV 2019, dengan realisasi pertumbuhan sebesar 5.21%.

Perekonomian Aceh Triwulan I 2020 yang diukur berdasarkan produk domestik regiona bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 41,26triliun atau sebesar USD 2,90 miliar.

Sedangkan itu PDRB tanpa migas adalah sebesar Rp 40,18 triliun atau sebesar USD 2,82 miliar.

Rilis BPS Aceh menyebutkan, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, memberikan kontribusi terbesar bagi pertumbuhan ekonomi Aceh, sebesar 1,7% atau senilai 32% dari total PDRB.

Sementara  itu, sektor perdagangan besar dan eceran serta konstruksi masing-masing memberikan kontribusi sebesar 14% dan 10%.

Dari sisi produksi, realisasi pertumbuhan tertinggi dicapai sektor konstruksi dengan pertumbuhan sebesar 19,06%.

Diikuti pertumbuhan di sektor pengadaan air (15,21%) dan informasi dan komunikasi 14,44%.  Sedangkan kontraksi pertumbuhan terjadi di lima sektor, yaitu industri pengolahan (-5,83%), industri pengolahan (-5,83%),  perdagangan besar dan eceran (-5,41%), transportasi dan pergudangan (-4,73%) dan penyediaan akomodasi makan dan minum (-4,37%).

Sementara itu, sebagai dampak wabah corona, jumlah penumpang penerbangan internasional periode Maret 2020 mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Penumpang tujuan luar negeri mengalami penurunan sebesar 70%. Sedangkan  penumpang dari luar negeri turun sebesar 64%. (*)

Infografis @Acehsatu

Indeks Berita