INFOGRAFIS: Hujan Lebat Masih Berpotensi dalam Dua Hari ke Depan

ACEHSATU.COM — BMKG melalui informasi yang dirilis di situs resmi, telah mengeluarkan informasi peringatan dini.

Potensi hujan lebat disertai petir masih akan terjadi dalam 2 hingga 3 hari ke depan hampir di seluruh wilayah Aceh.

Kondisi hujan lebat tersebut dipicu oleh adanya pola tekanan rendah di sekitar Teluk Benggala bagian selatan beberapa hari terakhir ini yang menyebabkan terbentuknya pola konvergensi (pertemuan angin atau pumpunan angin) di wilayah Aceh dan sekitarnya.

Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada.

Sampai 13 Mei, setidaknya tercatat dua peristiwa penting bencana alam di wilayah Aceh.

Pada  7-8 Mei curah hujan yang tinggi berdampak pada banjir di sejumlah wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.

Informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh melalui  pengamatan curah hujan pos-pos hujan kerjasama Stasiun Klimatologi Aceh Besar, curah hujan dengan intensitas ekstrim (curah hujan >100 mm perhari) tercatat terjadi di sejumlah wilayah.

Di Banda Aceh curah hujan di Lueng bata tercatat sebesar 152 mm, Ulee Kareng 152 mm, Meuraxa 107 mm, Jaya Baru 125 mm dan Aceh Besar Kec. Lhoong 130 mm, Pulo Aceh 287 mm, Stamet SIM 108 mm, Krueng Barona Jaya 213 mm.

Tingginya curah hujan berdampak pada ribuan rumah terendam. Gelombang pengungsi pun sempat  terjadi di tengah pandemi.

Semetara itu peristiwa kedua terjadi pada Rabu, (13/5). Intensitas curan hujan yang tinggi di kawasan Aceh Tengah dan Bener Meriah mengakibatkan banjir bandang yang menerjang sedikitnya 5 desa dari dua kecamatan di Aceh Tengah.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh mencatat,  57 rumah rusak dengan skala berat dan ringan. 89 jiwa mengungsi dan 5 jiwa terluka. (*)