IKADI Aceh Tengah: Qanun LKS Kesempatan Gubernur Raih Pahala Jariyah

Qanun LKS (Lembaga Keuangan Syariah) yang hangat dibicarakan dalam beberapa hari ini juga mendapatkan perhatian dan dukungan dari Ikatan Dai Indonesia (IKADI) wilayah tengah Aceh.
IKADI Aceh Tengah
Ketua Ikadi Aceh Tengah Dr. Zakiul Fuady. Foto Istimewa

ACEHSATU.COM, ACEH TENGAH – IKADI Aceh Tengah bereaksi terhadap penundaan pelaksanaan Qanun LKS.

Qanun LKS (Lembaga Keuangan Syariah) yang hangat dibicarakan dalam beberapa hari ini juga mendapatkan perhatian dan dukungan dari Ikatan Dai Indonesia (IKADI) wilayah tengah Aceh.

Ketua Ikadi Aceh Tengah Dr. Zakiul Fuady yang juga berprofesi dosen IAIN Takengon menyampaikan bahwa pemerintah tidak boleh ragu untuk segera mengesahkan qanun LKS, ini merupakan sebuah kemestian.

“Jangan gara gara segelintir orang upaya Aceh untuk keluar dari riba menjadi terhenti. Justru yang harus ada adalah semangat untuk terus memperbaiki.” katanya kepada ACEHSATU.COM, Minggu (27/12/2020).

Dia juga menambahkan sekarang adalah kita beri kesempatan dan ruang kepada lembaga keuangan syariah apapun itu mulai dari perbankan, LKMS dan lain sebagainya untuk memperbaiki diri dan terus berbenah secara teori dan praktek dalam mengaplikasi ekonomi nonribawi dengan semangat ta’awun tolong menolong dan saling menguntungkan kepada semua pihak.

Lebih lanjut ia berharap agar ulama dan cendikiawan agar bahu membahu memberikan saran dan kritikan yang membangun untuk perbaikan terhadap kejanggalan aplikasi perbankan yang belum sempurna untuk lebih disempurnakan, memperbaiki kekurangan/kejanggalan dalam praktek keuangan syari’ah sehingga benar benar sesuai dengan yang kita harapkan.

IKADI Aceh Tengah
Ketua Ikadi Aceh Tengah Dr. Zakiul Fuady. Foto Istimewa

Kalau hanya beralasan sistemnya tidak jauh beda dengan perbankan konvensional ini sama sekali tidak boleh menjadi alasan pemerintah untuk menunda pengesahan qanun LKS,

“Apa yang tidak bisa kita raih semua bukan berarti kita tinggalkan semua, justru kita berupaya untuk terus memperbaiki.” ucapnya.

Zakiul Fuady juga menyebutkan bahwa, “ini adalah kesempatan emas untuk gubernur demi mendapatkan pahala jariah yang terus mengalir sampai kapanpun selama LKS ini beroperasi, karena dimasa bapak qanun ini di sah kan, namun beliau juga menambahkan sebaliknya jika justru bapak yang menghalangi jangan-jangan ini menjadi dosa jariah pula bagi bapak, karena terhalangi masyarakat untuk menjauhi praktek secara sempurna.”

Zakiul Fuady berpesan agar gubernur jangan pernah ragu untuk segera mengimplementasikan Qanun LKS ini. (*)