Ibu Kandung di Subulussalam Diduga Gorok Bayi Sendiri

Ibu Kandung Gorok Bayi
Polres Subulussalam mengungkap terduga pembunuhan bayi berusia enam bulan di Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Aceh, merupakan ibu kandung korban.

ACEHSATU.COM | SUBULUSSALAM – Polres Subulussalam mengungkap terduga pembunuhan bayi berusia enam bulan di Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Aceh, merupakan ibu kandung korban. 

Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono di Subulussalam, Kamis, mengatakan dugaan pelaku pembunuhan terhadap bayi malang bernama Seira terungkap setelah petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Subulussalam memeriksa ibu kandung korban.

“Diduga pelakunya ibu kandungnya sendiri. Namun demikian, personel Satreskrim Polres Subulussalam dan Polsek Rundeng masih memeriksa intensif saksi-saksi,” ujar AKBP Qori Wicaksono.

AKBP Qori Wicaksono mengatakan kronologi kejadian berawal korban sejak tiga hari lalu menderita demam. Kemudian dibawa ke Puskesmas Rundeng. Petugas medis menyarankan korban dirujuk ke RSUD Kota Subulussalam.

Namun, orang tuanya membawa korban ke neneknya di Desa Sibungke untuk diobati secara tradisional dengan cara dikusuk serta pengobatan kampung. Kondisi korban sudah mulai membaik setelah dilakukan pengobatan kampung.

“Pada Kamis (8/7) sekira pukul 08.30 WIB, ibu korban bernama Sirwati tinggal berdua dengan korban (Siera) di rumah. Sedangkan ayah korban, Samiin Lingga, sedang ke kebun,” terang Kapolres.

Lalu, sekitar pukul 09.00 WIB, terduga pelaku Sirwati memanggil saksi Deliati untuk melihat anaknya yang sudah berlumur darah. Ia meminta tolong Deliati untuk melihat anaknya di rumah mertuanya.

“Kak tolong tengok anak ku entah kenapa,” ujar AKBP Qori Wicaksono meniru perkataan pelaku.

Selanjutnya Deliati mendatangi rumah korban bersama ibunya dan langsung menuju kamar korban (Siera) dan menggendong korban dari kamar ke ruang tamu dengan kondisi korban leher berdarah.

“Kemudian saksi berteriak meminta tolong kepada tetangga. Mengetahui peristiwa itu kepala desa menghubungi Puskesmas Rundeng dan juga Polsek Rundeng. Namun, korban sudah meninggal dunia,” pungkas AKBP Qori Wicaksono.