Ibu dan Anak Dijambret di Aceh Timur Saat Membawa Kereta, Ditendang Hingga Terjatuh

"Keduanya memepet sepeda motor dan merampas tas korban, sehingga ibu dan anak ini terjatuh setelah ditendang pelaku,"
Mahasiswi Jadi Korban Jambret di Lhokseumawe
Ilustrasi - aksi begal atau aksi kejahatan dengan kekerasan di jalan. ANTARA/Ardika/am

ACEHSATU.COM | Aceh Timur – Ibu dan anak Dijambret di Aceh Timur saat membawa kereta, ditendang Hingga terjatuh.

Seorang ibu dan anaknya dijambret saat membawa sepeda motor dari arah panton labu hendak pulang kerumah.

Sebelum sampai ke rumah tepatnya di jalan lintas Medan-Banda Aceh, Gampong Blang, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur ibu dan anak tersebut di jambret oleh orang tak dikenal.

Kapolsek Simpang Ulim Iptu Syamsul Bahri di Aceh Timur, Sabtu, mengatakan korban Darmawati (42) dan anaknya, Siti Nurziana (20), warga Desa Tanjung Tok Blang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur.

“Kejadiannya Jumat (5/8) sekira pukul 15.00 WIB. Modus dilakukan pelaku dengan menarik tas korban, sehingga mengakibatkan keduanya terjatuh dan terluka,” kata Iptu Syamsul Bahri.

Berdasarkan keterangan korban, keduanya saat itu hendak pulang usai dari Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara, dengan mengendarai sepeda motor.

Saat melintas di lokasi kejadian, dari arah yang sama muncul dua orang berboncengan dengan mengendarai sepeda motor tanpa nomor polisi. 

“Keduanya memepet sepeda motor dan merampas tas korban, sehingga ibu dan anak ini terjatuh setelah ditendang pelaku,” kata Kapolsek.

Setelah berhasil merampas tas korban berisi uang Rp1 juta, satu unit telepon genggam, STNK, KTP dan ATM, pelaku langsung melarikan diri. 

Warga di sekitar lokasi kejadian yang melihat peristiwa tersebut kemudian menghubungi Polsek Simpang Ulim dan membawa kedua korban ke puskesmas setempat.

Atas peristiwa tersebut, Iptu Syamsul Bahri mengimbau masyarakat khususnya wanita menghindari jambret dengan cara menempatkan tas berisi barang berharga di jok sepeda motor.

“Jadi, ingat! Kecelakaan bukan saja karena tidak tertib berlalu lintas. Tapi, tindak kejahatan juga bisa menjadi pemicu kecelakaan,” kata Iptu Syamsul Bahri.