Karikatur

Hukum Publik Versus Fakta Politik

Historis Aceh dalam bingkai NKRI terlanjur menjadi beban warisan bagi Jakarta.

FOTO | DOK. ACEHSATU

OTT KPK di  Aceh memasuki babak baru. Setelah menetapkan  4 (empat) tersangka dalam kasus pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus (DOKA) Tahun Anggaran 2018.

KPK kembali memanggil senjumlah nama.

Terakhir, KPK meminta keterangan dari first lady Aceh, Darwati A Gani.

Hingga kini, publik Aceh terus memantau perkembangan lanjutan dari skandal yang turut memunculkan nama Steffy  Burase, model cantik asal Manado.

Aksi demo pembebasan Irwandi oleh kelompok yang menamakan dirinya Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu, hingga bersatunya kembali elite GAM seolah menemukan momentunya masing-masing.

Penangkapan  Irwandi oleh KPK telah menjadi sejarah baru bagi proses perang terhadap korupsi di negeri Syariat.

Pascapenandatanganan MoU Helsiniki pada 15 Agustus 2015 lalu, dalam setiap Pilkada, praktis Aceh dipimpin oleh mantan “pejuang” yang mencoba untuk setia pada Jakarta.

“Saya ikut mendamaikan, ikut mengumpulkan senjata, ikut berunding, dan akhirnya seperti sekarang,”  ujar irwandi dalam keterangannya pada sejumlah media sehari pasca penangkapan.

Apa yang disampaikan sang Captain menjadi semacam pledoi bagi kasus yang menjerat dirinya.

Pernyataan tersebut seolah menciptakan semacam keadaan darurat (state of exception), yaitu kondisi ketakpastian karena ketakseimbangan antara hukum publik (public law) dan fakta politik (political fact).

Historis Aceh dalam bingkai NKRI terlanjur menjadi beban warisan bagi Jakarta.

Sedangkan KPK, harus hadir sebagai kekuatan pemberi jaminan keadilan dengan prinsip equality before the law.

Bagaimanapun, upaya pemberantasan KPK di Aceh di bawah kepemiminan Agus Rahardjo patut di apresiasi.

Karena itu, sudah sepatutnya KPK dalam menjalankan tugasnya cermat dalam mengedepankan, agar persoalan yang terjadi kemudian hari tidak menjadi kanibalisme politik yang justru menghadirkan persoalan baru. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top