Hingga Sekarang, Hanya 4 Korban Berhasil Terindentifikasi

Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, hingga Selasa (12/1/2021) sore telah berhasil mengidentifikasi total 4 korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Hasil tersebut didapat dari upaya identifikasi yang dilakukan sejak Senin (11/1/2021) kemarin.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri membopong kantong jenazah berisi bagian tubuh diduga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air dari KN SAR Basudewa di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (11/1/2021). [ANTARA/Devi Nindy]

Hingga Sekarang, Hanya 4 Korban Berhasil Terindentifikasi

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, hingga Selasa (12/1/2021) sore telah berhasil mengidentifikasi total 4 korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Hasil tersebut didapat dari upaya identifikasi yang dilakukan sejak Senin (11/1/2021) kemarin.

Adapun keempat korban tersebut antara lain;

  1. Jenazah atas nama Okky Bisma, laki-laki, Islam, Jakarta 12 Desember 1991 alamat Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia merupakan Crew Flight Attendant.
  2. Jenazah atas nama Asy Habul Yamin, tempat tanggal lahirnya di Sintang, 31 Mei 1984, jenis kelamin laki-laki, agama Islam, alamat Jalan Sakti Nomor 7A, RT 05/06, Kelurahan Patukangan Selatan di Pesanggrahan, Jakarta.
  3. Fadly Satrianto yang merupakan kelahiran, Surabaya 6 Desember 1982, berjenis kelamin laki-laki, Agama Islam, alamatnya Teluk Penanjung 17 RT 04/05 di daerah Pabean Cantian Jawa Timur. Ia merupakan Co-Pilot atau crew ekstra.
  4. Khasanah yang merupakan kelahiran, Lamongan 28 Desember 1970, perempuan, agama Islam, alamatnya Gang Lentoro Jalur III, RT 05/05, Kecamatan Pontianak Barat, Kalimantan Barat.

Kapus Inafis Bareskrim Polri Brigjen Hudi Suryanto, mengatakan keempat korban tersebut teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan pencocokan data e-KTP.

“Alhamdulillah semuanya dari sidik jari,” kata Brigjen Hudi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (12/1/2021).

Melalui proses tersebut lah kemudian terhadap 4 korban yang teridentifikasi ditemukan adanya 12 titik kesamaan dengan data-data yang dimiliki tim Inafis.

“Alhamdulillah kita temukan 12 titik kesamaan, sehingga bisa dinyatakan itu adalah identik,” tuturnya.

Sementara itu, Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, hingga Selasa sore pihaknya telah menerima sebanyak 72 kantong jenazah. Selain itu 11 kantong properti juga diterima.

Tak hanya itu, RS Polri juga telah mengumpulkan sebanyak 111 sampel DNA dari keluarga korban. Pihaknya masih terus berupaya bekerja melakukan identifikasi dan pencocokan data.

Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

Pesawat bernomor registrasi PK-CLC jenis Boeing 737-500 itu sempat hilang kontak setelah take off dari Bandara Sukarno Hatta pada pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB.

SJ-182 hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.