Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santri Dihadirkan di Sidang Vonis

Herry akan mendengarkan secara langsung vonis yang akan dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Adapun sidang vonis tersebut bakal digelar Selasa (15/2) di PN Bandung, Jawa Barat.
Herry Wirawan terdakwa kasus pemerkosaan 13 santriwati

ACEHSATU.COM | Bandung – Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santri Dihadirkan di Sidang Vonis. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menyebut Herry Wirawan terdakwa pemerkosa 13 santriwati direncanakan untuk dihadirkan langsung dalam sidang vonis. 

“Informasi terakhir yang saya dapat (Herry Wirawan) akan dihadirkan,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jawa Barat Dodi Gazali Emil di Bandung, Jawa Barat, Senin. 

Herry akan mendengarkan secara langsung vonis yang akan dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Adapun sidang vonis tersebut bakal digelar Selasa (15/2) di PN Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: 13 Santriwati Korban Pemerkosaan Herry Wirawan Jalani Trauma Healing

Dodi mengatakan rencananya Kepala Kejati Jawa Barat Asep N Mulyana bakal menghadiri sidang vonis tersebut, seperti diketahui, Kepala Kejati Jawa Barat secara langsung memberi tuntutan kepada Herry ketika menjadi jaksa penuntut umum. 

“Pak Kajati juga rencananya akan hadir (sidang vonis),” kata Dodi. Adapun Herry Wirawan oleh jaksa dituntut untuk diberi hukuman mati akibat aksi tidak terpujinya itu. Akibat memerkosa, para korban yang di bawah umur itu juga mengalami kehamilan hingga melahirkan.

Selain dihukum mati, jaksa juga menuntut agar Herry dihukum kebiri kimia dan pengumuman identitas selaku pelaku pemerkosa 13 santriwati tersebut. 

Meski telah melakukan hal tersebut, Herry sempat meminta hukumannya diringankan kepada majelis hakim ketika membacakan nota pembelaan. Sedangkan pada sidang agenda tanggapan, jaksa menyatakan tidak akan mengubah tuntutan tersebut.

Kisah Pilu Gadis Remaja di Bengkalis Diperkosa Ayah Tiri Berkali-kali

Kapolres Bengkalis melalui Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Prabowo dalam keterangannya kepada wartawan, membenarkan peristiwa pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan ayah tiri. 

“Kronologi kejadiannya pada hari Senin (03/02) sekira pukul 05.00 WIB, telah terjadi tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur yang dilakukan oleh terlapor AA terhadap korban,” kata Kompol Indra Lukman Prabowo

Dijelaskan, kasus persetubuhan ayah tiri ini terungkap setelah IF menghubungi ibu kandung Rindu, yakni SR.

IF sendiri merupakan ayah Rindu, yang telah bercerai dari SR. IF menghubungi SR memberitahukan bahwa anak mereka telah diperkosa oleh AA.

Mendengar kabar tersebut, SR pun terkejut dan langsung syok. Dia lalu memanggil Rindu untuk memastikan perbuatan yang dilakukan AA.