Hercules C-130 Sukses Uji Landing Perdana di Bandara Rembele

Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU sukses melakukan uji coba landing perdana di Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Minggu.
Bandara Rembele
Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU sukses uji coba landing perdana di Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (26/7/2021). ANTARA/Kominfo Bener Meriah.

ACEHSATU.COM | REDELONG – Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU sukses melakukan uji coba landing perdana di Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Minggu.

Ini adalah pertama kalinya pesawat berbadan besar melakukan pendaratan di Bandara tersebut.

Pilot pesawat dengan nomor registrasi A1317 tersebut Letkol Pnb Y Marvien Aryaka MSc mengatakan uji coba landing dilakukan dalam rangka penjemputan pasukan TNI Yonif 114 Satria Musara Bener Meriah untuk menuju ke Papua.

“Pemberangkatan pasukan direncanakan pada Senin (26/7) dengan rute Medan, Pontianak, lalu ke Timika Papua,” kata Marvien usai sukses melakukan pendaratan.

Bandara Rembele
Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU sukses uji coba landing perdana di Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (26/7/2021). ANTARA/Kominfo Bener Meriah.

Terkait kemampuan Bandara Rembele untuk menampung pendaratan pesawat berbadan besar, Marvien menuturkan Bandara ini mampu menampung pesawat berukuran hingga sekitar 141.000 pounds.

Dari data-data yang diperoleh terkait kondisi Bandara tersebut kata dia juga disimpulkan layak untuk menampung pendaratan pesawat berbadan besar jenis Hercules C-130.

“Sebelum landing kita melakukan pengecekan data mengenai kondisi Bandara Rembele. Seperti bagaimana ketebalan landasannya atau kemampuan Bandara landing pesawat, dan data-data lain,” tutur Marvien.

“Dari data yang kami kumpulkan dan hasil perhitungan kami, kemampuan Bandara ini bisa membawa pesawat sekitar 141.000 pounds,” ujarnya.

Keberhasilan uji coba landing tersebut kata Marvien nantinya dapat mendukung program-program pemerintah setempat jika sewaktu-waktu membutuhkan pesawat TNI AU.

“Apabila ada suatu kejadian yang memang membutuhkan pesawat TNI AU, sementara pesawat sipil kapasitas terbatas, bisa didukung pesawat TNI AU,” ucapnya.

Keberadaan Bandara Rembele sejak diresmikan Presiden Jokowi pada tahun 2016 diketahui hanya melayani penerbangan komersil dengan menggunakan pesawat ukuran sedang jenis ATR72 yang mampu menampung 72 penumpang.

Namun secara teknis disebutkan Bandara ini memang mampu untuk menampung pendaratan pesawat yang lebih besar dari itu seperti jenis Hercules C-130 atau sekelas Boeing 737 classic. (*)