Hendak Eksplorasi Sumur Migas di Lepas Pantai Aceh Timur, Pertamina Jumpai Abu Paya Pasie

Dirasani Thaib mengatakan bahwa sehebat apa pun teknologi yang digunakan, harus diiringi dengan doa agar mendapatkan ridhoNya.
Sumur Migas di Lepas Pantai Aceh Timur
PT Pertamina Hulu Energi North Sumatera Offshore (PHE NSO) saat menjumpai ulama kharismatik Aceh Tgk Muhammad Ali di Kabupaten Aceh Timur. ANTARA/HO/Humas Pertamina

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Manajemen PT Pertamina Hulu Energi  North Sumatera Offshore (PHE NSO) menjumpai ulama kharismatik Aceh Tgk Muhammad Ali guna memohon doa restu dalam rangka rencana pengeboran tiga sumur eksplorasi di lepas pantai Kabupaten Aceh Timur.

“Kami memohon doa kepada Abu, agar pelaksanaan proyek pengeboran lepas pantai (offshore) tersebut dapat berjalan dengan selamat dan lancar sebagaimana diharapkan,” kata Field Manager PHE NSO Dirasani Thaib di Aceh Timur, melansir Antara, Jumat.

Dirasani Thaib mengatakan bahwa sehebat apa pun teknologi yang digunakan, harus diiringi dengan doa agar mendapatkan ridhoNya.

Ia mengatakan ketiga sumur tersebut nantinya berlokasi di Selat Malaka, lepas pantai Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Utara sekitar 80 mil laut dari Kuala Idi.

Sumur Migas di Lepas Pantai Aceh Timur
PT Pertamina Hulu Energi North Sumatera Offshore (PHE NSO) saat menjumpai ulama kharismatik Aceh Tgk Muhammad Ali di Kabupaten Aceh Timur. ANTARA/HO/Humas Pertamina

Tgk Muhammad Ali atau akrab disapa Abu Paya Pasi menyambut baik dan memberikan dukungan, sehingga investasi migas dapat memberi dampak positif terhadap peningkatan ekonomi rakyat di daerah ini.

“Kepada seluruh masyarakat Aceh, dan Indonesia pada umumnya, kami harapkan untuk terus dapat menjaga kekompakan dan saling menghormati dalam membangun negeri tercinta ini,” ujar Abu.

Ia mengatakan kekompakan dan saling menghormati adalah salah satu modal bangsa untuk menuju kemajuan dan kesejahteraan umat.

“Karena setiap umat mempunyai keahlian masing-masing sesuai dengan bidangnya, ketika keahlian itu digabung dengan kekompakan dan saling menghormati, maka kemakmuran akan tercipta,” kata Abu Paya Pasi. (*)