ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Surat Rektor Unsyiah berkaitan permintaan pihak UIN Ar-Raniry segera mengosongkan asrama putri yang diklaim beredar luas di jejaring sosial.

Warga Ar-Raniry sejak pagi tadi terpantau aktif mendiskusikan surat itu setelah Antropolog UIN Ar-Raniry, Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad menuliskan kegelisahan atas sikap Unsyiah yang dalam beberapa tahun terakhir mulai membentengi kampus tersebut.

Baca: Presma UIN: Kita Akan Duduki Asrama, Itu Milik Kita!

Baca: KBA: Robohkan Saja Tembok Unsyiah Itu!

Kamaruzzaman yang akrab disapa KBA pada akun Facebooknya menuliskan cuitan mengenai hal itu.

Berikut postingan KBA dalam akun Facebook pada Kamis (9/5/2019).

Apakah UIN Ar-Raniry, menjadi “Jalur Gaza” baru di Darussalam?
Tembok, Gembok, Logo semakin “mengkerdilkan” kampus UIN Ar Raniry.

Sekarang asrama pun mau dibenamkan. Kalau asrama di Yogya dapat dipertahankan oleh rakyat di Aceh, mohon sahabat bantu supaya asrama ini tidak ditenggelamkan.

Kalau jalan dipasangi tembok dan gembok, semoga Warga Darussalam untuk memahaminya dan meresponnya. Semakin mahal angin di Darussalam skrg. Pagar ada dimana mana…

Ketika dikonfirmasi acehsatu.com, ia mengakui hal itu dan menurutnya surat tersebut menunjukkan kesewengan Unsyiah.

“Silakan dikutip dan itu tidak bisa dibiarkan. Ini bukan Palestina yang diblokade tembok Yahudi. Ini wakaf bangsa Aceh untuk pendidikan anak negeri,” katanya. (*)