Hati-Hati!!! Pasca Lebaran Kasus Kecelakaan Meningkat di Aceh

“Kita mengingatkan kembali kepada masyarakat agar lebih berhati hati mengendarai kendaraan bermotor di saat arus balik pasca Lebaran,” Dirlantas Polda Aceh, Kombes Dicky Sonadani SIK MH
Angkutan Umum Tidak Boleh Beroperasi
Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani. Antara Aceh/M Haris SA

Hati-Hati!!! Pasca Lebaran Kasus Kecelakaan Meningkat di Aceh

ACEHSATU.COM [ BANDA ACEH – Warga yang menggunkan kenderaan bermotor diminta berhati –hati  pasca lebaran, pasalnya jumlah kasus kecelakaan saat aruas balik lebaran meningkat  dimana kendaraan angkutan umum dan kendaraan pribadi sangat padat memasuki wilayah Aceh.

Sampai saat ini pasca lebaran jumlah kecelakaan di Aceh mencapai 51 kali dengan korban meninggal dunia sebanyak  9 orang, korban luka berat sebanyak  14 orang, korban luka ringan  67 orang dengan kerugian materil mencapai  Rp 117.600.000

“Kita mengingatkan kembali kepada masyarakat agar lebih berhati hati mengendarai kendaraan bermotor di saat arus balik pasca Lebaran,” ujar Dirlantas Polda Aceh, Kombes Dicky Sonadani SIK MH  kepada acehsatu.com, Kamis (20/5/2021)

beberapa sepeda motor mengalami kecelakaan di Aceh. acehsatu.com/ditlantas

Menurut Kombes Dicky, jangan memaksa kendaraan dengan kecepatan tinggi karena ingin cepat tiba di tempat tujuan, sehingga melanggar marka jalan dan rambu-rambu peringatan serta tidak menghormati pengguna jalan yang lain.

“hati Hati juga di wilayah jalan nasional yang tidak memiliki penerangan jalan umum (PJU), penglihatan pengendara akan terganggu yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalulintas<” tutur Dicky lagi.

Tambah Dirlantas, pengemudi kendaraan bermotor harus paham bagaimana anatomi jalan yang akan dilewati, mengingat Aceh masih banyak jalan tikungan, tanjakan, turunan, rawan banjir dan tanah longsor.

Menurutnya, banyak terjadi laka lantas di tikungan, karena pengendara kendaraan memaksa untuk mendahului kendaraan di depannya. Nyalip di tikungan sangat berbahaya karena pandangan pengemudi terbatas untukk mengetahui kendaraan di depannya.

Salah satu mobil yang mengalmi kecelakaan di Aceh. acehsatu.com/ditlantas

Baca :Truk Kontra Toyota Kijang: Enam Tewas, 1 Luka

Baca : “Laga Kambing” L300 Vs Tcolt Diesel di Tamiang, Satu Meninggal Enam Luka-Luka

“Faktor ngantuk saat mengendarai kendaraan salah satu penyebab terjadi laka lantas, hampir semua korban meninggal dunia akibat supir ngantuk,” ujar Kombes Dicky lagi.

Dirlantas kembali mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan rest area untuk istirahat, apalagi perjalanan pada malam hari sangat rawan pengemudi mengalami ngantuk.