https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik

Kim Jong Un
Netizen kebingungan soal kabar Kim Jong Un koma. Foto: BBC Magazine
Ada arahan tidak biasa soal penanganan Corona di Korea Utara. Hewan-hewan yang dituding menyebarkan Corona harus dimusnahkan.

Hari Ini, Kim Jong-Un Musnahkan Kucing dan Merpati

ACEHSATU.COM | INTERNATIONAL – Ada arahan tidak biasa soal penanganan Corona di Korea Utara. Hewan-hewan yang dituding menyebarkan Corona harus dimusnahkan.

Perintah itu dikabarkan datang dari Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un. Dia disebut memerintahkan pasukannya untuk ‘memusnahkan’ kucing dan merpati liar dalam upaya membatasi penyebaran virus Corona(COVID-19) di negaranya.

Hewan Ditembaki

Seperti dilansir media Inggris,Express.co.uk, Senin (31/5/2021), otoritas berbagai wilayah di Korut dilaporkan sibuk menembaki merpati beberapa waktu terakhir. Sementara kucing-kucing baik yang dipelihara maupun kucing liar menjadi target operasi pemusnahan.

Dilaporkan bahwa Korut merilis perintah luar biasa untuk ‘membasmi kucing jalanan’ demi menghentikan penyebaran Corona.

FILE - In this Nov. 15, 2020, file photo provided by the North Korean government, North Korean leader Kim Jong Un attends a meeting of the ruling Workers' Party Politburo in Pyongyang, North Korea. Kim ordered at least two people executed, banned fishing at sea and locked down capital Pyongyang as part of frantic efforts to guard against the coronavirus and its economic damage, South Korea's spy agency told lawmakers Friday, Nov. 27, 2020.(Korean Central News Agency/Korea News Service via AP, File)Kim Jong-Un Foto: Korean Central News Agency/Korea News Service via AP, File

Hewan Dianggap Bawa Patogen Corona

Kim Jong-Un disebut meyakini bahwa binatang-binatang itu membawa patogen Corona melintasi perbatasan dari China.

Menurut laporan Daily NK, otoritas Korut menyebut langkah itu dimaksudkan ‘untuk mencegah virus Corona (masuk) melalui binatang yang datang dari China’.

Diisolasi karena Pelihara Kucing

Laporan Daily NK juga menyebut bahwa sebuah keluarga di Hyesan, Provinsi Yanggang, ditempatkan dalam fasilitas isolasi karena diam-diam memelihara kucing. Insiden itu dilaporkan terjadi pada 24 Mei lalu.

“Keluarga itu diberi hukuman 20 hari di dalam isolasi karena secara ilegal memelihara kucing menyusul perintah untuk tidak melakukan hal itu di area perbatasan,” tutur seorang sumber yang dikutip Daily NK.

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik