oleh

Harga Daun Puri Mulai Naik, Ternyata Begini Proses Pengolahannya

-Aceh Singkil-165 views

ACEHSATU.COM  | ACEH SINGKIL – Belakangan ini, Daun Sendik atau Daun Puri menjadi usaha sebagian Masyarakat di Aceh Singkil.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi setelah anjloknya harga kelapa sawit, Daun Sendik atau Puri jadi incaran warga Aceh Singkil.

Daun Puri ditemukan di daerah dataran rendah atau sering di jumpai tidak jauh dari alur sungai.

BACA: Harga Sawit Anjlok, Warga Singkil Kini Incar Daun Sendik Puri, Harganya Lebih Menggiurkan dari Kelapa Sawit

Daun yang hijau dan memiliki khasiat laku dijual dan diminati oleh pembeli untuk dijual ke daerah Sumatra Utara.

Salimuddin, petani daun puri di Desa Lapahan Buaya, Kota Baharu, Aceh Singkil, mengatakan, Daun Puri ini sudah ada sejak dari zaman dulu, namun Daun Puri tidak pernah laku diperjualbelikan seperti sekarang.

“Alhamdulillah, Daun Puri kini bisa kami manfaatkan untuk penyokong usaha. Selain itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena hampir 70 persen sudah bergantung pada usaha pengolahan Daun Puri,” ujar Salimuddin kepada ACEHSATU.com, Kamis (03/01/2019).

Proses Pengolahan Daun Puri

Proses pengolahan Daun Puri mulai diambil dari dalam hutan lalu dijemur atau dikeringkan lebih kurang 4 jam atau 5 jam tergantung cuaca. Bila bagus atau panas cukup, hanya 4 jam sudah bisa masuk ke penggilingan.

Setelah itu baru digiling melalui alat seadanya menggunakan mesin dap/sanyo yang sudah diolah menjadi alat penggiling. Setelah hancur terpotong, lalu dibungkus dan siap dijual.

BACA: Liburan Tahun Baru, Alur Sungai Mukti Jaya Diburu Pengunjung

Untuk harga Daun Puri dijual Rp2.500/kilo dalam keadaan basah. Jika daunnya sudah kering atau setelah hancur mencapai Rp14.000/kilo.

“Sebelum hanya bila basah Rp1.500/kilo dan bila kering Rp12.000/kilo. Alhamdulillah harga jual sekarang sudah naik dari sebelumnya,” kata Salimudin.

Saat ini, penjualan Daun Puri tidak dikhawatirkan lagi , karena hampir setiap  hari ada yang menanyakannya.

Namun, masyarakat sangat berharap perhatian serius dari Pemerintah agar memperhatikan alat proses pengolahan Daun Puri.

Daun Puri bisa dikatagorikan penemuan usaha baru di Aceh Singkil.

Sekarang, pengrajin usaha Daun Puri di Kecamatan Kota Baharu sudah banyak diantaranta,  Desa Lapahan Buaya ,Desa Samardua ,Desa Lentong dan Desa Danau Bungara. Dan Kecamatan Gunung Meriah meliputi Desa Sebatang, Desa Manis Manja dan Desa Peragusan. (*)

Komentar

Indeks Berita