oleh

Hanya Karena Intervensi Perdana Mentri Australia, Jokowi Tak Ada Nyali Bebaskan Abubakar Ba’asyir

ACEHSATU.COM – Menteri Keamanan Indonesia (yang dimaksud adalah Menteri Koordinator Politik Hukum Keamanan, Wiranto) yang mengatakan, keputusan untuk membebaskan dalang pelaku pengeboman Bali, Abu Bakar Baasyir sedang ditinjau, yang dilakukan, beberapa jam, setelah Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mendesak Presiden Joko Widodo untuk menunjukkan rasa hormat kepada Australia.

Menteri, Wiranto, mengatakan kepada konferensi pers yang tergesa-gesa pada Senin malam bahwa Widodo telah memintanya untuk mengoordinasikan peninjauan terhadap semua aspek dari rilis yang direncanakan.

“Dia harus menjalankan apa yang telah disampaikan oleh sistem peradilan Indonesia kepadanya sebagai hukumannya,” kata Morrison kepada wartawan, Senin.

Dilansir dari BBC, dalam wawancara terpisah terkait rencana pembebasan Ba’asyir, Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Ade Irfan Pulungan, menyatakan bahwa rencana pembebasan ini dilakukan untuk membuang stigma Jokowi anti-Islam.

“Kita membuang stigma yang sampai saat ini menyatakan Pak Jokowi itu tidak dekat dengan umat Islam, kan ternyata tidak terbukti,” ungkap Irfan

Sumber: WARTAKOTA

Komentar

Indeks Berita