https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik

Hakim tinggi perberat hukuman terdakwa korupsi pembangunan dermaga
Dokumentasi - Majelis hakim tinggi Pengadilan Tinggi Banda Aceh saat membaca putusan terhadap terdakwa tindak pidana korupsi pembangunan dermaga jetty di Banda Aceh. (HO/Humas PT Banda Aceh )

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Majelis hakim Pengadilan Tinggi Banda Aceh memutuskan hukuman terhadap terdakwa korupsi pembangunan dermaga jetty Kuala Pudeng, Kecamatan Lhong, Kabupaten Aceh Besar, dengan kerugian negara sebesar Rp2,3 miliar dari anggaran APBA tahun 2019.

Juru Bicara Pengadilan Tinggi Banda Aceh Syamsul Qamar dalam keterangan tertulis diterima di Banda Aceh, Selasa, mengatakan terdakwa atas nama Yusri.

Terdakwa diputus bersalah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh dengan hukuman satu tahun penjara. 

“Atas putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum mengajukan banding. Majelis hakim tinggi memperberat hukuman terdakwa menjadi empat tahun penjara,” kata Syamsul Qamar menyebutkan.

Putusan banding tersebut juga masih jauh dari tuntutan jaksa penuntut umum. Pada persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh, jaksa penuntut umum menuntut terdakwa Yusri dengan hukuman delapan tahun enam bulan penjara.

Selain pidana penjara, jaksa penuntut umum juga menuntut terdakwa membayar denda Rp300 juta subsidair atau hukuman pengganti jika tidak membayar dengan pidana penjara selama enam bulan.

“Selain pidana penjara empat tahun, majelis hakim tinggi juga menghukum terdakwa membayar denda Rp50 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan,” kata Syamsul Qamar.

Syamsul Qamar mengatakan putusan tersebut merupakan independensi majelis hakim tinggi yang terdiri dari Fuad Muhammady, Supriadi, dan Taqwaddin. Tidak ada yang bisa intervensi para hakim dalam menangani perkara korupsi tersebut.

“Para hakim tinggi tersebut adalah orang-orang yang telah berpengalaman dan teruji integritasnya. Jika mencermati pertimbangan majelis hakim memperberat hukuman, adalah untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat,” kata Syamsul Qamar

Pembangunan dermaga jetty Kuala Pudeng, Kecamatan Lhong, Kabupaten Aceh Besar, menghabiskan anggaran Rp13,3 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA). Proyek tersebut dikelola Dinas Pengairan Provinsi Aceh tahun anggaran 2019.

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik