ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman atau yang biasa disapa Haji Uma mengunjungi rumah duka korban kecelakaan akibat terlindas truk di Gampong Keude, Kecamatan Darul Aman Aceh Timur. Minggu (03/11/2019).

Dimana sebelumnya, kecelakaan yang dialami oleh seorang ibu dan kedua anaknya yang terjadi di jalan Banda Aceh-Medan Desa Grong-Grong kecamatan Darul Aman tersebut terjadi sangat tragis. Akibatnya, Ainul Mardiah (38) dan anaknya, Safira (4) meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Sedangkan Mustafa Kamal berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan di bagian tangan.

Menurut pantauan ACEHSATU.com, kehadiran Haji Uma yang turut didampingi oleh Anggota DPRK dari Fraksi Partai Aceh Yahya YS atau yang akrab di sapa Yahya Bohkaye ini disambut baik oleh pihak keluarga serta masyarakat setempat.

Saat diwawancarai Haji Uma mengatakan, “Hari ini adalah hari kedua setelah korban meninggal kemarin, kita turut berduka cita atas kecelakaan yang mereka alami yang mengakibatkan meningga dunia, harapan saya semoga Almarhumah diterima disisi Allah SWT. Dan diberikan ketabahan dan juga kesabaran bagi keluarga yang ditinggal kan, kita berkunjung kesini ke rumah duka untuk menghibur keluarga agar para keluarga tabah dan sabar terhadap musibah yang terjadi ini.” Ungkapnya.

Ia juga menambahkan, “Dengan kejadian ini, semakin mengingatkan kita terhadap kematian, karena Allah sudah berfirman, Setiap yang benyawa pasti akan merasakan kematian, oleh karenanya kita harus senantiasa beribadah kepada Allah dengan menjaga shalat dan mematuhi apa yang diperintahkan serta menjauhi apa yang telah di larang oleh Allah SWT.” Ujarnya.

“Kita juga menghimbau kepada para pengendara agar selalu berhati-hati dalam berkendaraan serta selalu mematuhi rambu-rambu lalulintas, sehingga angka kecelakaan terkhusus nya di Aceh menurun”. Tutup nya.

Pihak keluarga juga mengungkapkan bahwasanya Mustafa sekarang menjadi yatim piatu. Pasalnya, ayah Mustafa telah meninggal dunia sejak dua tahun lalu. Sejak saat itu, ia bersama adik dan ibunya tinggal bersama neneknya, kecuali kakaknya (anak tertua) Fitrya yang telah menikah. (*)