Gubernur Nova Inginkan KAMMI Jadi Benteng Penegakan Syariat Islam

Selain penegakan syariat Islam, Nova juga mengharapkan KAMMI konsisten menjadi organisasi yang berjuang menjadi penyambung lidah rakyat.

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH— Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengharapkan lembaga Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) wilayah Aceh, mampu menjadi benteng untuk mempertahankan dan menegakkan syariat Islam di Aceh.

Hal tersebut sejalan dengan struktur organisasi yang berlandaskan keislaman. “Jangan pernah goyah untuk mempertahankan penegakan syariat, tetap teguh berimanan dengan Islam, ” kata Nova Iriansyah, saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus KAMMI Aceh periode 2021-2023 di Meuligoe Gubernur, Rabu (9/3/2022).

Selain penegakan syariat Islam, Nova juga mengharapkan KAMMI konsisten menjadi organisasi yang berjuang menjadi penyambung lidah rakyat.

Menurut Nova, harga diri organisasi berada pada konsistensi teguh membela kepentingan masyarakat. “Perjuangan seperti itu tak ada habisnya, apalagi masyarakat kita adalah masyarakat demokratis yang begitu dinamis,” kata Nova.

Nova menambahkan, Pemerintah Aceh terbuka terhadap kritik dan saran dari berbagai kalangan dan organisasi. Namun begitu, ia mengingatkan agar pesan yang disampaikan kepada pemerintah benar-benar suara rakyat, bukan suara yang didikte atau ditunggangi pihak lain.

“Harga diri organisasi ada di konsistensinya, tetap istiqamah dalam perjuangan, ” kata Nova.

Sementara itu, Ketua KAMMI Aceh Zulherda, menyampaikan maksud kedatangan pihaknya untuk mempererat tali silaturahmi. Ia juga mengundang agar Gubernur Aceh dapat hadir pada pelantikan kepengurusan KAMMI Aceh 2021-2023 yang akan digelar pada tanggal 12 Maret 2022 mendatang.

Lebih lanjut, Zulherda mengapresiasi kerja-kerja pak Gubernur selama memimpin Pemerintah Aceh. Pihaknya siap untuk mendukung program pembangunan yang akan dijalankan Pemerintah Aceh.

“Kami juga akan menjadi penyeimbang antara aspirasi masyarakat dan program yang dicanangkan pemerintah, ” kata Zulherda

Dalam kesempatan itu, Gubernur didampingi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aceh, Syaridin. [•]