Bireuen

Geuchik Ali Ancam Habisi Wartawan

Dengan suara lantang ia juga mempersilahkan para wartawan untuk melapor masalah ini ke pihak manapun,.

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Azwani atau biasa dikenal dengan panggilan Geuchik Ali, mantan Kepala Desa Suak, Kecamatan Peusangan Selatan, Senin (11/12/2017) malam sekitar pukul 20.00 WIB mengancam Wartawan ACEHSATU.COM liputan wilayah Bireuen, Fajri Bugak.

Geuchik Ali marah lantaran ada pemberitaan galian C di aliran sungai Gampong Suak sehingga berujung penyitaan beko miliknya oleh aparat Polres Bireuen.

Beko milik Geuchik Ali itu disita saat sedang beroperasi mengeruk pasir (galian C) di aliran sungai Desa Suak, Kecamatan Peusangan Selatan ke Mapolres Bireuen.

(BACA: Warga Suak Minta Polisi Hentikan Aktivitas Galian C Milik Geuchik Ali)

Saat itu, operator beko tidak dapat menunjukan surat izin galian C saat diminta polisi.

Menurut pengakuan Geuchik Ali, pasca berita galian C itu, ia dipanggil oleh pihak Reskrim Polres Bireuen.

Geuchik Ali dengan nada mengancam melalui saluran telepon seluler, meminta Wartawan ACEHSATU.COM dan beberapa wartawan media online yang menulis berita aktivitas galian C untuk segera menghadapnya.

“Pat kah, menyoe hana ka meureupek kee malam nyoe, kujak u rumah keuh ku seutot. Pat kapreh kee. mandum keuh kajak meureupek kee, (Dimana kau kalau tidak menemui aku malam ini, aku pergi ke rumahmu. Semua kalian menghadap aku malam ini),” katanya dalam bahasa Aceh yang kental.

Dengan suara lantang ia juga mempersilahkan para wartawan untuk melapor masalah ini ke pihak manapun, karena ia mengaku tidak takut kepada siapapun dan punya banyak kawan baik di Polres Bireuen maupun di Polda Aceh.

Selanjutnya ia kembali mempertayakan keberadan Wartawan ACEHSATU.COM supaya segera menghadapnya.

(BACA: Geuchik Ali Menolak Dikonfirmasi Soal Galian C Ilegal)

Kalau tidak menemui malam ini dimana pun bertemu akan dihabisi. “Pat yang kutume kah. Kupeu abeh keuh, mangat ka turie kee, (Dimana kau ketemu kuhabisi. Biar kau kenal siapa aku),” kata Geuchik Ali lagi dengan nada mengancam.

Masih dengan nada yang tersulut emosi dia juga mengatakan akan mencari Fajri Bugak dan menyebut akan menelpon pihak Polsek Jangka untuk menangkapnya.

Setelah pembicaraan sekitar 8 menit lebih, dengan pertimbangan keselamatan, maka  Wartawan ACEHSATU.COM urung menemui Geuchik Ali.

Tak berhenti di situ, Geuchik Ali juga menelpon beberapa wartawan media online yang menulis berita galian C. Sambil mengeluarkan kata-kata tak sopan, ia menelpon wartawan untuk bertemu.

Namun beberapa wartawan media online lain akhirnya bertemu Geuchik Ali di Warkop Lee Parte Bireuen Senin, (11/12/2017) malam.

Dalam pertemuan tersebut  Geuchik juga kembali memaki maki wartawan dengan nada tak sopan.

(BACA: Polres Bireuen Akhirnya Sita Beko Geuchik Ali)

Niat wartawan dengan tujuan menyelesaikan masalah dengan baik mlah disambut emosi oleh Geuchik Ali.

Akhirnya ia kembali mengancam dengan mengatakan sudah mengantongi semua nama-nama wartawan yang menulis tentang aktivitas galian C miliknya di Gampong Suak. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top