ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Menjadi bagian dari pengembangan kesenian tari tradisi Aceh, Cakra 19 turut fasilitasi Sanggar Seni Serungke Banda Aceh, Sabtu (9/3/2019).

Berhasilnya suatu kesenian dipertahankan oleh pemiliknya di daerah adalah dengan cara menggelar pelatihan kepada generasi muda, karena itu, Cakra 19 bersama timnya terus melaksanakan pelatihan seni tradisi.

 

Dukungan dari tokoh masyarakat setempat dan para ibu PKK membuat aktifitas pelatihan tari rapai geleng berlangsung lancar dilaksanakan pada Selasa, 5 Maret 2019.

Para penari rapai geleng yang merupakan remaja putra membawakan tari hasil pelatihan selama ini dengan baik dan lancar, penonton yang juga dari kalangan siswa dan warga setempat terlihat senang dapat menikmati tari tradisi tersebut.

Sejumlah 141 orang tercatat hadir mengikuti kegiatan sebagai peserta pelatihan maupun penonton dan pemerhati tari rapai geleng.

Cakra 19 yang diwakili oleh Delima menyampaikan lewat rilis kepada ACEHSATU.com bahwa tujuan diadakan pelatihan tari kepada remaja putra adalah untuk meningkatkan keterampilan seni di kalangan remaja.

“Masyarakat Aceh harus mau dan mammembuat kesenian tradisi Aceh seperti halnya tari rapai geleng ini terus berkembang dari generasi ke generasi, karenanya kami mendukung sanggar seni Serungke untuk ikut melatih remaja Aceh agar pandai membawakan kesenian milik daerah,” paparnya.

Perwakilan peserta latihan tari rapai geleng, Abdullah menyebutkan dalam berkegiatan di sanggar seni Serungke mereka mendapatkan pelatihan yang memudahkan untuk menguasai skill memukul rapai.

“Kami masyarakat Banda Aceh, khususnya yang ikut kegiatan ini berterima kasih atas upaya Cakra 19 memberikan fasilitas berkegiatan latihan tari rapai geleng, banyak manfaat yang kami terima,” ungkapnya.

Cakra 19 dibentuk untuk meningkatkan elektabilitas Capres Jokowi, karenanya dengan mengadakan aktifitas bermanfaat seperti pelatihan tari rapai geleng dimaksudkan sekaligus dapat menyampaikan informasi yang benar tentang Jokowi.

Presiden Jokowi sudah banyak keberhasilannya dalam pembangunan Indonesia, jelas Delima kepada media ini.

“Kita mencoba memberikan informasi yang benar, agar masyarakat tidak terkecoh dengan berita hoaks yang menjelekkan Capres manapun,” ungkap Delima perwakilan Cakra 19 Aceh. (*)