Geger Penemuan Mayat Laki-Laki di Perumahan Bhayangkara Alur Dua

Geger Penemuan Mayat Laki-Laki di Perumahan Bhayangkara Alur Dua

ACEHSATU.COM | LANGSA – Masyarakat dihebohkan penemuan mayat Laki – laki yang di duga mengalami gangguan jiwa di perumahan Bhayangkara Gampong Alur Dua ,Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa, Jumat(15/01/2020).

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro,SIK,SH,MH melalui Kapolsek Langsa Barat, Iptu Mulyadi,SE mengatakan penemuan sosok mayat didepan rumah salah satu warga komplek perumahan Bhayangkara Gampong Alue dua Kec Langsa Baro Kota Langsa tersebut sekitar pukul15.00 Wib.

Warga komplek perumahan Bhayangkara Gampong Alue dua Kec Langsa Baro Kota Langsa ,Arif (35) yang merupakan karyawan swasta, siang itu melihat seorang laki – laki yang tidak dikenal tanpa busana dan menggunakan kain sarung kotak – kotak warna coklat dengan ciri – ciri berbadan tegap, tinggi 165 cm, berkumis tebal tergeletak di depan jalan rumahnya.

” selanjutnya Arif mencari pertolongan dengan menelphon personil Polsek Langsa Barat selanjutnya personil polsek langsa barat mendatangi TKP dan menghubungi team Inafis polres langsa dan puskesmas langsa baro untuk mendapatkan pertolongan sesampainya karyawan puskesmas langsa baro Kec Langsa Baro” tegas Polsek Langsa Barat.

Dijelaskan , korban sudah tidak tertolongkan dan korban meninggal dunia selanjutnya korban dibawa ke RSUD Langsa guna dilakukan visum et evertum .

” saat team inafis polres langsa melakukan sidik jari korban , keluar identitas korban bernama Yahya( 47 tahun) merupakan PNS dan beralamat Dusun Meunasah Kumbang Kecamatan Peusangan, Bireun” paparnya.

Di sampaikan , saat ini korban masih diruang mayat RSUD Langsa sambil mencari informasi dimana keberadaan keluarga korban dikarenakan korban tidak ada yang mengenal

Menurutnya korban meninggal diperkirakan mempunyai penyakit bawaan tidak ada tanda- tanda kekerasan ditubuh korban atau pun tindakan kekerasan

” hasil keterangan dari Dr Forensik sdri Dr Netty Herawati Sp.F bahwa tidak tidak ada tanda- tanda kekerasan penyebab meninggalnya korban dan korban meninggal normal ( sudah ajalnya ) ” imbuh Kapolsek Langsa Barat.