Gegara HP Tertinggal, Kasus Perkosaan Gadis Remaja di Tepi Hutan Terungkap, Ini Pelakunya

Gegara HP Tertinggal, Kasus Perkosaan Gadis Remaja di Tepi Hutan Terungkap, Ini Pelakunya

ACEHSATU.COM | PONOROGO – Kasus perkosaan yang dilakukan dua pria menyetubuhi terhadap seorang wanita di tepi hutan Ponorogo terungkap.

Kasus itu diketahui karena HP korban tertinggal di lokasi.

Melansir detikcom, persetubuhan itu dilakukan di tepi hutan Kecamatan Badegan. Dua pria yang kini sudah jadi tersangka yakni AW (20) dan ES (22).

Sedangkan korban merupakan seorang remaja wanita berusia 17 tahun.

Ketika ada warga yang melihat aksi persetubuhan mereka, dua tersangka dan korban langsung lari terbirit-birit. Bahkan mereka tidak sempat membawa barang-barang mereka, selain pakaian.

“Saat ketahuan warga, tersangka dua ini dan korban lari tunggang langgang. Mereka sampai lupa dengan motor dan HP-nya, ditinggal di TKP,” jelas Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis kepada wartawan, Sabtu (20/6/2020).

Azis menambahkan, keduanya bahkan kabur saat masih telanjang. “Warga hanya dapat barang-barang yang mereka tinggalkan di hutan,” imbuh Azis.

Dua pria yang setubuhi seorang wanita di Ponorogo. | Foto: Charolin Pebrianti

Di TKP, lanjut Azis, ada dua sepeda motor milik pelaku. Yakni Honda Supra X bernopol KT 4892 AW dan Yamaha Jupiter MX bernopol W 4157 RA.

“Sama satu HP yang tertinggal, setelah dihubungi ternyata punya korban. Dari situ semua terungkap. Sampai akhirnya keluarga korban tidak terima dan melaporkan kejadian ini ke polisi,” tambah Azis.

Berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka pada alat kelamin akiat benda tumpul. “Keduanya kita amankan dan kita jerat dengan Pasal 81 ayat 2 tentang perlindungan anak,” pungkas Azis.

Sebelumnya, dua pria menyetubuhi seorang wanita di tepi hutan Ponorogo. Tim Unit PPA Polres Ponorogo sudah mengamankan dua pria tersebut.

Mereka yakni AW (20) dan ES (22). Dua pria ini menyetubuhi seorang wanita di tepi hutan Kecamatan Badegan.

“Kasus ini terungkap setelah adanya laporan warga yang memergoki mereka berhubungan,” tutur Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis. (*)