Ganti Rugi Belum Dibayar Ratusan Warga Blokir Akses Pengambilan Material

Ratusan pemilik lahan Waduk Keureuto kembali melakukan demo, massa memblokir akses pengambilan material di lahan mereka di Aceh Utara. Mereka menggelar unjuk rasa di areal Proyek Strategis Nasional (PSN) itu, kemarin.
Waduk Keureuto
Ratusan pemilik lahan Waduk Keureuto melakukan demo memblokir akses pengambilan material di lahan mereka. Kamis (21/10/2021) acehsatu.com/syahrull usman

ACEHSATU.COM [ ACEH UTARA – Ratusan pemilik lahan Waduk Keureuto kembali melakukan demo, massa memblokir akses pengambilan material di lahan mereka di Aceh Utara. Mereka menggelar unjuk rasa di areal Proyek Strategis Nasional (PSN) itu, kemarin.

Kali ini Masyarakat memblokir serta menutup jalan akses pengambilan Material di lahan mereka yang belum dibayarkan oleh Pemerintah, Tuntutan Masyarakat masih sama mendesak PT Brantas Abipraya tidak mengambil material sebelum lahan milik warga dibayar oleh pemerintah.

Ratusan warga Secara bergantian melakukan orasi menyuarakan aspirasi mereka, Masyarakat juga meminta Balai Sungai Wilayah Sumatra-1 (BWS-1), BPN Aceh Utara serta pihak terkait lainnya segera melakukan pembayaran ganti rugi tanah mereka yang hanya tinggal Pembayaran, Aksi tersebut juga di kawal oleh jajaran TNI dan Polri Aceh Utara.

Salah satu Pemilik lahan Saiful Azmi AB, Ia meminta pemerintah segera membayarkan ganti rugi lahan mereka, Sebelum Pemerintah membayarkan tanah kami maka PT. Brantas Abipraya jangan dulu mengambil material di tanah kami, Bayar dulu baru ambil, Ujar Saiful Azmi AB.

Di tempat terpisah Geuchik Blang Pante Marzuki Abdullah menyampaikan Menyangkut aksi tersebut, Kami Aparatur Gampong Blang Pante mempunyai harapan yang sama dengan pemilik lahan yang melakukan Aksi Demo hari ini, Kami juga mendesak Pemerintah segera membayarkan tanah serta tanaman mereka karna itu harta mereka dan hak mereka, Ujarnya.

Waduk Keureuto
Ratusan pemilik lahan Waduk Keureuto melakukan demo memblokir akses pengambilan material di lahan mereka. Kamis (21/10/2021) acehsatu.com/syahrull usman

kami juga selaku Aparatur Gampong Blang Pante sudah menyampaikan ribuan kali kepada Pemerintah dalam hal ini Balai Sungai Wilayah Sumatra-1, Kanwil BPN Provinsi Aceh, BPN Aceh Utara dan kepada pihak terkait lainnya untuk segera membayarkan Tanah dan tanaman Masyarakat, kalau tidak kami sangat khawatir akan terjadi eskalasi konflik yang sangat besar antara Pemilik lahan dengan Pemerintah, tentu akan berimbas kepada Kontruksi Waduk Keureuto Aceh Utara, serta akan dirugikan Masyarakat pada umumnya.

Geuchik Blang Pante Kecamatan Paya Bakong Marzuki Abdullah juga menyampaikan, Hari ini Kamis (21/10/21), kami juga telah mengirim surat Permohonan Pembayaran tanah/tanaman masyarakat di Areal Pembangunan Waduk Krueng Keureuto, Surat tersebut kita tujukan kepada Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I Cq. PPK Pengadaan Lahan untuk Areal Pembangunan Waduk Krueng Keureuto serta turut kami tembuskan kepada Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I di Banda Aceh, Kepala BPN Kantor Wilayah Provinsi Aceh.

Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Aceh Utara, Bupati Kabupaten Aceh Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Utara, Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Aceh Utara, Kodim Aceh Utara, Camat Kecamatan Paya Bakong, Kepala Kepolisian Sektor Paya Bakong, kami selaku Aparatur Gampong Blang Pante berharap untuk segera ditindak lanjut surat kami demi keberlangsungan Kontruksi PSN Waduk Keureuto, tutupnya (*)