Ganja 301 Kilogram dari Aceh Dimusnahkan BNN Banten

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten memusnahkan 301 kilogram ganja kiriman Aceh. Pemusnahan dipimpin langsung oleh Kepala BNN Heru Winarko.
Barang bukti ganja sebanyak 301 kilogram yang dimusnakan BNN Banten. (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom)

ACEHSATU.COM | SERANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten memusnahkan 301 kilogram ganja kiriman Aceh. Pemusnahan dipimpin langsung oleh Kepala BNN Heru Winarko.

Ganja seberat 301 kg ini hasil pengungkapan atas tersangka inisial S (32) dari Lampung. Ia ditangkap di Jalan Raya Pulo Panjang, Serang. Ganja diselundupkan melalui Pelabuhan Bojonegara.

Kepala BNN Heru Winarko menjelaskan pengiriman ganja seperti ini dinilai konvensional. Tapi, kata dia, belakangan pengiriman ganja oleh bandar bergeser melalui kargo dan pesanan online langsung ke pemesan.

“Mereka lewat kargo, lewat online-online dan langsung ke rumah-rumah,” kata Heru di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Rabu (21/10/2020).

Menurut dia, peredaran narkoba di Banten masih jadi wilayah transit. Tapi, daerah seperti Tangerang jadi perhatian BNN karena ada pengedar di sana yang memiliki akses ke daerah lain.

Untuk pengamanan pelabuhan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan untuk sama-sama mengontrol pengiriman yang mencurigakan. Khusus pelabuhan ‘tikus’, diperkuat dengan melibatkan warga desa, babinsa, babinkamtibmas dan pemda setempat melalui pendekatan BNN.

BNN memiliki program agar warga di sekitar pelabuhan ‘tikus’ memberi informasi jika ada aktivitas mencurigakan, khususnya terkait peredaran narkoba. “Pasti masyarakat didekati mereka (pengedar). Kalau mereka (warga) punya ketahanan, tentu akan melapor,” tutur Heru.

Di tempat sama, Kapolda Banten Irjan Fiandar menambahkan bahwa pihaknya juga ikut mengawasi pelabuhan ‘tikus’ yang ada di Banten. Kepolisian mulai dari personel polsek dan babinkamtibmas selalu siaga di lokasi pelabuhan yang mencurigakan.

“Kita awasi ada polsek dan babinkamtibmas,” ucap Fiandar. (*)