Lingkungan Hidup

Gangguan Satwa Liar Kembali Terjadi, Mercon Jadi Solusi Darurat Usir Gajah di Pintu Rime Gayo

Penyaluran bantuan logistik untuk masa panik disalurkan oleh BPBD dan Dinsos Kabupaten Bener Meriah.

Foto | BPBA

ACEHSATU.COM | BENER MERIAH – Areal Perkebunan milik warga di tiga desa pada Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah alami gangguan satwa liar yang masuk ke areal permukiman dan perkebunan masyarakat, Sabtu (3/11/2018).

Ketiga desa tersebut yaitu; Desa Menderek, Desa Singgah Mulo, dan Desa Arul Gading. Perkebunan di tiga desa menjadi rusak, dampak kerugian material utamanya terhadap kebun kakau dan kebun tebu milik masyarakat.

Bantuan logistik untuk masa panik sudah disalurkan, informasi yang diterima ACEHSATU.com melalui BPBA menyebutkan bahwa jumlah KK yang mengungsi ke desa tetangga atau saudara terdekat dari masing-masing KK ketiga desa yaitu; Desa Menderek: 27 KK, Desa Singgah Mulo: 17 KK, Desa Arul Gading: 29 KK.

Penyaluran bantuan logistik untuk masa panik disalurkan oleh BPBD dan Dinsos Kabupaten Bener Meriah.

Penanganan dari pihak terkait sudah dilakukan dengan penggiringan  gajah liar tersebut menggunakan mercon ke wilayah habitat kawanan gajah  agar menjauhi pemukiman dan areal kebun masyarakat. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top