oleh

Gampong Ini Sukses Kurangi Stunting, PKK Aceh Beri Apresiasi

-Pidie-38 views

ACEHSATU.COM | PIDIE – Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati memberikan apresiasi pada pemerintahan Gampong Ara Kecamatan Kembang Tanjong Pidie. Hal itu karena gampong pesisir pantai tersebut telah sukses mengurangi angka stunting dalam mendukung pemerintah.

Sebagaimana rilis yang diterima ACEHSATU.COM pada Kamis 29/08 Kepala desa Gampong Ara, melaporkan di tahun 2017 lalu tercatat 13 anak usia balita yang menderita stunting. Angka itu menurun drastis, sekarang tersisa empat anak yang masih menderita stunting. Ia berharap dengan dukungan semua pihak termasuk Tim Penggerak PKK Aceh, angka stunting di Gampong Ara bias hilang di akhir tahun ini.

“Semoga dalam enam bulan mendatang insya Allah angkanya bias nol,” kata Dyah saat melaunching Rumoh Gizi di Gampong Ara, Rabu 28/08.

Dyahberharap sukses Gampong Ara dalam membendung stunting bias menjadi contoh bagi desa lain di provinsi Aceh. “Kita harus jaga bersama dan harapan kita masyarakat semakin sadar untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi.”

Karenaitu, kampanye makanan sehat perlu untuk ditingkatkan sehingga masyarakat peduli akan kandungan gizi pada setiap makanan yang dikonsumsi. Baiknya, dalam setiap porsi makan, ada setengah kandungan sayur dan buah. Setengahnya lagi baru di isi dengan sumber protein seperti ikan, nasi atau karbohidrat.

“Rumoh Gizi juga bisa menjadi tempat edukasi terkait peningkatan kapasitas keluarga mengenai pola asuh dan pola pemberian makan bagi bayi dan anak,” kata Dyah.

Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM. Daud, mengimbau agar seluruh masyarakat mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan ibu mengandung hingga anak usia 1.000 hari paska-kelahiran.

“Itu periode ke emasan. Kalau kita perhatikan insya Allah anak akan jadi anak yang pintar dan cerdas. Ayo kita sama-sama memuliakan orang hamil,” kata Fadhlullah.

Pemerintah memang terus memberikan pembinaan pada masyarakat Gampong Ara. Keuchik Zakaria melaporkan pemerintah pusat memberikan dana hingga Rp.350 juta untuk pembangunan jamban sehat. Dinas Perkim juga memberikan anggaran Rp.300 juta untuk jamban sehat. (*)

Komentar