Banda Aceh

Galang Dana untuk Korban Banjir, Mahasiswa UIN Ar- Raniry Banda Aceh Ngamen di  Jalan

ACEHSATU.COM  | BANDA ACEH – Mahasiswa Universitas Islam Uin Ar-Raniry peduli korban banjir Aceh Singkil turun ke jalan galang dana untuk disalurkan kepada korban banjir Aceh Singkil. Sabtu (11/11/2017).

Pantauan ACEHSATU.COM, sejumlah mahasiswa yang memakai almamater kampus Uin AR-Raniry Banda Aceh mengalang dana dengan cara mengamen di seputaran kawasan Lamnyong, Banda Aceh.

Untuk diketahui, Hujan deras yang mengguyur wilayah barat-selatan Aceh sejak dua hari terakhir menyebabkan beberapa sungai besar meluap.

Namun hingga Rabu dinihari kemarin luapan terparah terjadi pada beberapa aliran sungai di Kabupaten Aceh Singkil menyebabkan lima dari 11 kecamatan di wilayah itu terendam.

Data hingga Rabu (8/11) malam, wilayah yang dikepung banjir di Aceh Singkil meliputi sebagian Kecamatan Suro, Simpang Kanan, Gunung Meriah, Singkil, dan Singkohor.

Di Kecamatan Suro, banjir merendam Desa Bulusema dengan ketinggian air berkisar 1,5 sampai dua meter mengakibatkan lumpuhnya transportasi darat pada ruas Jalan Nasional Singkil-Subulussalam. Sedikitnya 50 rumah terendam.

Dapur umum sudah dibuka untuk kepentingan membantu masyarakat yang terdampak. Sebuah minibus pribadi jenis Toyota Innova milik warga Subulussalam yang nekat menerobos nyaris terseret arus. Beruntung masih bisa diselamatkan.

Desa-desa yang terendam banjir di Kecamatan Simpang Kanan meliputi Desa Silatong (jalan penghubung Singkil-Subulussalam), Ujung Limus, Tanjung Mas, Cibubukan,

Serasah, Lae Riman, Lipat Kajang, dan Kain Golong. “Warga yang tinggal dekat pinggir sungai sudah ada yang mengungsi,” kata Camat Simpang Kanan, Ahmad.

Sedangkan di Kecamatan Singkil, permukiman penduduk yang terendam di antaranya Desa Rantau Gedang dan Teluk Rumbia. Berikutnya di Kecamatan Singkohor, banjir merendam jalan penghubung ke Kecamatan Kota Baharu, di dekat jembatan darurat. Ruas jalan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda empat dengan cara dipandu.

Menjelang sore kemarin banjir yang sebelumnya merendam Suro dan Simpang Kanan mulai meluap ke Desa Cingkam, Kecamatan Gunung Meriah. Kondisi tersebut menyebabkan transportasi dari Gunung Meriah ke Singkohor terputus.

Penanggulangan

Pemkab Aceh Singkil mengerahkan semua unsur terkait untuk penanggulangan kondisi darurat, Personel Kodim 0109/Singkil dan Polres setempat membantu menyeberangkan warga dari lokasi banjir ke lokasi-lokasi aman. Aparat TNI/Polri bersama masyarakat dan relawan bencana juga memandu kendaraan agar tetap bisa melintasi banjir.

Pemkab Aceh Singkil juga mendirikan dapur umum serta mengerahkan tim kesehatan ke titik-titik bencana. Walau beberapa lokasi masih sulit dijangkau akibat dihadang banjir.

Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid turun tangan menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban banjir. Bupati juga menerobos banjir dengan mobil khusus hingga ke Bulohsema (Singkil). Selain unsur pemerintahan, sejumlah organisasi sosial juga turut membantu korban banjir sesuai kemampuan masing-masing.

Hingga tadi malam hujan dengan intensitas sedang masih terus mengguyur. Banjir terus mengarah ke Singkil yang merupakan muara beberapa aliran sungai di wilayah tersebut. Pemkab Aceh Singkil menyerukan siaga

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top