Gajah Jantan Sumatera Ditemukan Mati dengan Luka Bekas Tusukan di Nisam Antara

Berdasarkan informasi yang dihimpun ACEHSATU.COM, Rabu (23/2/2022), gajah tersebut ditemukan mati oleh masyarakat setempat pada Minggu, 20 Februari 2022 lalu.
Gajah Jantan Sumatera
Gajah Jantan Sumatera Ditemukan Mati dengan Luka Bekas Tusukan di Nisam Antara. | Foto: Dok Resort 11 KSDA Aceh Utara Wilayah 1 Lhokseumawe

ACEHSATU.COM | LHOKSUKON – Gajah Jantan Sumatera Ditemukan Mati dengan Luka Bekas Tusukan di Nisam Antara.

Seekor gajah gajah liar Sumatera berjenis kelamin jantan ditemukan mati di pinggiran aliran sungai Dusun Jabal Antara Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Gajah tersebut mati dengan kondisi bekas luka tusukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ACEHSATU.COM, Rabu (23/2/2022), gajah tersebut ditemukan mati oleh masyarakat setempat pada Minggu, 20 Februari 2022 lalu.

Warga lalu melaporkan kepada instansi terkait. Tim Resort KSDA 11 Aceh Utara Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Lhokseumawe Balai Konservasi Sumber Daya (BKSDA) Aceh langsung diterjunkan ke lokasi untuk memastikan informasi adanya gajah mati tersebut.

Dari hasil pantauan tim Resort KSDA 11 Aceh Utara seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe balai Konservasi Sumberdaya Aceh memprediksi gajah jantan tersebut sudah mati sejak enam hari yang lalu.

Pada Selasa (22/02/2022), tim yang terdiri dari Personel Polhut BKSDA Aceh dan dokter hewan BKSDA Aceh, personel PLG Saree, Personel SKW I Lhokseumawe, Polisi dan empat orang perangkat Desa setempat tiba di lokasi bangkai gajah.

Nurdin, tim Resort KSDA 11 Aceh Utara SKW I Lhokseumawe BKSDA Aceh yang di konfirmasi Acehsatu.com pada Rabu (23/02/2022) mengatakan , Setibanya di TKP, petugas menemukan seekor gajah jantan berusia lebih kurang 11-12 tahun dan diperkirakan sudah mati sekitar enam hari yang lalu,” ujarnya.

Dokter hewan BKSDA Aceh, kata Nurdin, juga telah melakukan nekropsi terhadap bangkai gajah tersebut. Tim terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

Penyebab kematian

Gajah Jantan Sumatera Ditemukan Mati dengan Luka Bekas Tusukan di Nisam Antara. | Foto: Dok Resort 11 KSDA Aceh Utara Wilayah 1 Lhokseumawe

Polisi, sambung Nurdin lagi, juga melakukan olah TKP dengan hasil tidak ditemukan benda-benda yang mencurigakan atau kejadian tindak pidana secara fisik dan dilihat pada kasus kematian ini bahwa salah satu hewan dilindungi itu mati setelah berkelahi sesama gajah liar lainnya.

“Hal ini dikuatkan dengan adanya lubang bekas tusukan gading dan gading itu berada di dekat gajah tersebut. Selanjutnya tim dokter BKSDA Aceh melakukan Nekropsi dengan hasil yaitu ditemukan beberapa luka tusuk yang diperkirakan terkena gading dari rombongan gajah liar,” imbuh Nurdin.

Berdasarkan nekropsi, tidak ada tanda kekerasan lain yang ditemukan di tubuh bangkai gajah selain tusukan gading gajah lainnya. Sementara itu, untuk pemeriksaan laboratorium, ada beberapa sampel yang diambil.

“Ada beberapa sampel yang diambil yaitu hati, jantung, limpa, usus, feses dan lidah untuk pemeriksaan laboratorium. Petugas juga mengamankan gading gajah dengan ukuran panjang 66 cm sebelah kanan dan 66 cm sebelah kiri,” tukas Nurdin.

Gading gajah tersebut setelah dibuat berita acara pengukuran, lalu dibawa ke BKSDA Aceh setelah berkoordinasi dengan kepolisian.

“Kesimpulan, kematian gajah ini bukan karena adanya tindak pidana sehingga tidak perlu dibuat laporan Polisi,” tutup Nurdin. (*)