Destinasi

FOTO Warga Padati Objek Wisata Pantai Bantayan Aceh Utara Jelang Ramadhan

Warga memanfaatkan hari libur terakhir menjelang memasuki bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah.

Foto | Muhammad Furqan

ACEHSATU.COM | ACEH UTARA –  Warga Aceh membanjiri objek wisata pantai , Desa Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Ahad (13/5/2018).

Warga memanfaatkan hari libur terakhir menjelang memasuki bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah.

“Kami sejak pagi bersama keluarga menuju objek wisata pantai Bantayan, karena tidak lama lagi Ramadhan,” kata salah seorang warga Aceh Timur, Muhammad Maulana.

Objek wisata pantai tersebut sejak pagi telah dipenuhi warga dari berbagai Kabupaten yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat di objek wisata pantai Desa Bantayan tersebut.

Maulana dan keluarganya menyewa minibus untuk menikmati wisata pantai menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan.

Dari pantauan di lokasi, masyarakat dari berbagai daerah menikmati liburan akhir pekan di pantai tersebut.

Sedangkan pedagang di pantai Bantayan, Ibu Rahmah, mengakui dirinya hari ini Minggu (13/05/2018)  bisa meraup keuntungan berlipat ganda, karena pengunjung yang datang lebih rame dibanding hari biasanya.

“Biasanya kalau pengunjung memadati pantai Bantayan ini, pasti omzet kita bertambah,” katanya.

Omset yang saat ini yang juga meningkat dirasakan pula oleh warga dan panitia pariwisata pantai tersebut mengambil tiket kenderaan roda empat dan roda dua pada pengunjung yang ingin mengunjungi  objek wisata pantai tersebut.

“Padatnya pengunjung yang memanfaatkan cuti bersama dan libur panjang ke pantai Bantayan, kalau hari biasanya mengabiskan tiket 500 lembar untuk roda dua dan roda empat, namun pada hari ini tiket yang habis terjual sekitar 2000 tiket untuk kendaraan roda dua dan roda empat dengan tarif,” kata Edi Amri ketua objek wisata pantai Desa Bantayan.

Edi Amri, Ketua Objek Wisata Pantai Desa Bantayan juga mengatakan,” pendapatan penjualan tiket hari ini naik drastis  dan uang tersebut kembali ke Pendapatan Angaran Gampong (PAG) setelah membayar honor gaji panitiaa katanya,” ujarnya.

Untuk terus menjadi magnet bagi pengunjung, Geusyik Amri berharap pemerintah dapat memperhatikan kelanjutan pembangunan objek wisata Islami ini. Sementara saat ini, beberapa fasilitas yang telah dibangun pemerintah seperti kedai bernuansa alami, musala hingga tempat Mandi Cuci Kakus (MCK).

“Kita berharap pemerintah terus membangun objek wisata ini agar ke depannya lebih maju dan jumlah pengunjungnya terus bertambah,” ujarnya lagi. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top