Lingkungan Hidup

Forum Jurnalis Lingkungan Kecam Pembantaian Gajah Jinak di CRU Serbajadi

Aksi kekejaman terhadap satwa dilindungi ini menuai reaksi dari berbagaii kalangan. Salah satu dari Forum Jurnalis Lingkungan (FJL).

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Seekor gajah jinak bernama Bunta yang berada di Conservation Respon Unnit (CRU) Serbajadi, Aceh Timur dilaporkan mati. Dugaan sementara karena diracun.

Polisi masih menyelidiki penyebab kematian satwa yang dilindungi tersebut. Namun, polisi mendapati satu gading bangkai gajah tersebut sudah hilang.

Aksi kekejaman terhadap satwa dilindungi ini menuai reaksi dari berbagaii kalangan. Salah satu dari Forum Jurnalis Lingkungan (FJL).

Ratno Sugito, Aktivis FJL dalam pernyataannya kepada media mengatakan, gajah tersebut mati dengan sangat mengenaskan satu buah gadingnya hilang, dan terdapat luka besar yang menganga pada bagian muka.

Kuat dugaan luka tersebut diakibatkan oleh proses pengambilan gading secara paksa dan dengan mengunakan senjata tajam.

Para pelaku tergolong nekat dan seakan akan memberi pesan berani melawan aparat hukum yang tengah  gencar melakukan upaya persuasive terkait  penggulangan kejahatan terkait satwa liar yang dilindungi.

“Kami dari Forum Jurnalis Lingkungan sangat mengecam kasus ini, dan hal ini merupakan preseden buruk terkait tata kelola dan pemanfaat gajah jinak yang sehusnya dapat membantu masyarakat dalam menngkal konflik satwa malah menjadi target para pemburu gading gajah,” kata Ratno.

Selainn itu, FJL juga meminta agar pemerintah Aceh dan pihak kepolisian serius mengurusi persoalan ini dan segera memburu para pembantai gajah tersebut

“Pelaku harus diberika hukuman secara maksimal agar ada efek jera bagi para pelaku dan juga menjadi pembelajaran bagi para pemburu satwa liar lainnya,” kata Ratno Sugito. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top