Lhokseumawe

FORBESMA Unimal Minta PN Lhokseumawe Bebaskan Dua Mahasiswa yang Ditahan

Penahanan ini karena jaksa sudah melimpahkan kasus kedua mahasiswa tersebut yakni Muji Al Furqan dan M Rusi Lamie, yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu ke Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe.

ACEHSATU.COM | LHOKSEUMAWE – Dua mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal), Aceh Utara yang ditangkap saat berlangsungnya demo yang berujung ricuh di kantor Bupati Aceh Utara pada Mei 2017 lalu, sejak 21 hari lalu sampai Rabu (15/11) kemarin, masih ditahan di Lembaga Permasyarakat (LP) Klas II Lhokseumawe dengan status tahanan hakim.

Penahanan ini karena jaksa sudah melimpahkan kasus kedua mahasiswa tersebut yakni Muji Al Furqan dan M Rusi Lamie, yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu ke Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe.

Untuk mengupayakan kebebasan kedua rekannya itu, para mahasiswa lintas kampus dan ormas pemuda di Aceh Utara serta Lhokseumawe yang tergabung dalam Forum Bersama Mahasiswa (Forbesma) meminta hakim segera memberi penangguhan kepada Muji Al Furqan dan M Rusi Lamie.

Forum bersama mahasiswa (FORBESMA) Universitas Malikussaleh, meminta kepada pihak pengadilan negeri (PN) Lhokseumawe membebaskan dua mahasiswa Unimal yang ditahan di institusi tersebut.

“Kami minta kepada pihak Pengadilan Negeri memberikan penangguhan dan membebaskan kedua rekan kami yang ditahan di institusi tersebut,” kata Kordinator Forum Bersama Mahasiswa (FBM) Unimal, Munjir kepada Acehsatu.com, Kamis (16/11/2017).

Munjir, “Dua rekan kami yang ditahan saat melakukan aksi demo di kantor bupati bukanlah perampok dan juga pembunuh. Melainkan mereka hanya berniat menyampaikan anspirasi mahasiswa atas keluhan masyarakat,” kata Koordinator Forum FBM Unimal, Munjir.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top