Enam Proposal Riset Siswa Madrasah di Aceh Masuk 15 Besar Nasional MYRES

Enam proposal penelitian karya siswa madrasah asal Provinsi Aceh berhasil masuk tahap 15 besar dalam ajang nasional Madrasah Young Researchers Super camp (MYRES) 2021.
Proposal Riset Siswa Madrasah di Aceh
Ilustrasi - Siswa madrasah di Provinsi Aceh. (ANTARA/HO)

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Enam proposal penelitian karya siswa madrasah asal Provinsi Aceh berhasil masuk tahap 15 besar dalam ajang nasional Madrasah Young Researchers Super Camp (MYRES) 2021.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Iqbal di Banda Aceh, Selasa, mengatakan keberhasilan itu merupakan kerja keras dari para siswa, sekaligus guru yang terus membimbing peserta didiknya dalam mengikuti ajang bergengsi tersebut.

“Alhamdulillah, kita bersyukur siswa madrasah mampu lolos beberapa proposal penelitian baik tingkat MTs (Madrasah Tsanawiyah) dan MA (Madrasah Aliyah) dan merupakan prestasi yang luar biasa, adanya peningkatan dari tahun sebelumnya,” kata Iqbal.

Proposal Riset Siswa Madrasah di Aceh
Ilustrasi – Siswa madrasah di Provinsi Aceh. (ANTARA/HO)

Iqbal mengatakan hasil tersebut diketahui dalam pengumuman tahap awal secara nasional pada Selasa (31/8). Terdapat sebanyak 7.700 proposal penelitian siswa madrasah seluruh Indonesia, yang dipilih 15 proposal untuk ikuti tahap selanjutnya, dan enam di antaranya milik siswa Aceh.

Dari total enam proposal tersebut yakni dua proposal miliki siswa MA Swasta Darul Ulum Banda Aceh dan MA Negeri 1 Bener Meriah. Sementara empat proposal lainnya miliki siswa dari MTsN Model.

Menurut Iqbal, MYRES salah satu tempat penyaluran karya literasi siswa di bidang riset.

“MYRES menjadi semangat baru di madrasah dalam berinovasi dan berkarya untuk terus mencetak generasi peneliti muda yang mampu melihat perkembangan zaman, serta mampu menjadi siswa yang mandiri dan berprestasi,” kata Iqbal.

Kemenag Aceh juga berterimakasih kepada semua pihak madrasah dan seluruh elemen atas kerja keras dan kerja sama mewujudkan hasil tersebut, tentu bukan perjuangan yang mudah.

"Kami harap pembinaan terus dilanjutkan dengan serius hingga menghasilkan juara tiga nasional, kita targetkan masuk tiga nasional," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Aceh Mukhlis mengajak seluruh jajaran Kemenag Aceh dan masyarakat untuk mendoakan siswa madrasah menjadi lebih baik dan berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional.

“Mudah mudahan mendapat juara nasional. Semoga anak-anak kita ini diberi kekuatan dan pemahaman yang cemerlang, cerdas  menganalisa setiap permasalahan penelitian mereka," katanya. (*)