Empat Warga Aceh Terindikasi Positif Corona di Rapid Test, Satu Orang Petugas Medis

Empat Warga Aceh Terindikasi Positif Corona di Rapid Test, Satu Orang Petugas Medis 

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Empat warga Aceh terindikasi positif Corona berdasarkan hasil rapid test. Satu di antaranya tenaga medis di Aceh Utara, Aceh.

“Ada empat orang yang positif hasil rapid test, dan tindaklanjutnya kalau ini dapat positif itu harus dilakukan swab di laboratorium PCR. Untuk kita pastikan dulu jangan nanti positif ini (rapid test) belum tentu positif di PCR, belum tentu positif COVID-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif kepada wartawan, Jumat (10/4/2020).

Keempat warga yang positif Corona tersebut asal Kabupaten Aceh Utara, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya serta Pidie. Menurut Hanif, keempatnya kini sudah diambil swab tenggorokan untuk dikirim ke Laboratorium Balitbangkes Kementerian Kesehatan.

“COVID-19 itu positif apabila sudah konfirmasi laboratorium, kalau itu belum konfirmasi belum positif. Yang empat orang sudah diswab, mudah-mudahan secepatnya ada hasilnya,” jelas Hanif.

Dia menyebutkan, dari 2.400 alat rapid test yang tersedia, baru sekitar 20-30 persen yang dipakai. Rapid test ini digunakan untuk memeriksa pasien yang dicurigai terpapar virus Corona.

“Kalau nggak curiga ke arah itu gak dites. Kemudian ditambah petugas kesehatan kita yang dianggap terkontak dengan pasien Corona atau diduga Corona,” sebut Hanif.

Hanif mengatakan, alat rapid test yang tersedia tersebut sudah didistribusikan untuk semua rumah sakit di Tanah Rencong. Alat tersebut dipakai sebagai tes tahap awal untuk dilakukan tindakan selanjutnya.

Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), jelasnya, juga akan dilakukan tes bila alat rapid test tambahan sudah tiba. Namun ada kategori ODP yang bakal menjalani tes.

“Tidak semua ODP, ODP yang sudah menjalani masa karantina tidak kita lakukan rapid tes, tapi ODP baru kita lakukan rapid tes,” ungkapnya.

Hingga hari ini, kasus positif Corona di Aceh yaitu sebanyak lima kasus. Tiga orang di antaranya dinyatakan sembuh, satu masih dirawat serta satu orang meninggal dunia. (*)