Empat Partai Lokal Ajukan Aktivasi Akun Sipol Menuju Pemilu 2024

"Setiap partai politik, baik nasional maupun lokal, wajib mengisi data di sipol. Untuk partai nasional, aktivasi akun di KPU RI. Sedangkan partai politik lokal, aktivasi akun di KIP Aceh,"
sipol
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Idham Holik menunjukkan tampilan sistem informasi partai politik (sipol) Pemilu 2024 di Jakarta, Jumat (24/6/2022).

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Empat partai lokal ajukan aktivasi akun sipol menuju Pemilu 2024.

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menyatakan ada empat partai politik lokal di provinsi yang sudah mengajukan aktivasi akun sistem informasi partai politik (sipol).

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KIP Aceh Munawarsyah di Banda Aceh. Jumat, mengatakan sipol berisikan data tentang partai politik sebagai syarat pencalonan sebagai peserta Pemilu 2024.

“Setiap partai politik, baik nasional maupun lokal, wajib mengisi data di sipol. Untuk partai nasional, aktivasi akun di KPU RI. Sedangkan partai politik lokal, aktivasi akun di KIP Aceh,” kata Munawarsyah.

Adapun empat partai politik lokal yang mengajukan aktivasi akun sipol tersebut yakni Partai Adil Sejahtera (PAS), Partai Solidaritas Independen Rakyat Aceh (SIRA), Partai Darul Aceh (PDA), Partai Aceh (PA).

Munawarsyah mengatakan sipol merupakan aplikasi yang diakses di web Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Sipol berisi data kepengurusan dan keanggotaan partai politik di berbagai tingkatan.

Berdasarkan data Kementerian Hukum dan HAM, kata Munawarsyah, ada 17 partai politik lokal yang terdaftar dan berbadan hukum.

Belasan partai politik lokal bisa mendaftar dan mencalonkan diri sebagai peserta pemilu legislatif yang dilaksanakan pada 14 Februari 2024.

“Sebelumnya, kami juga sudah mengundang 17 partai politik lokal tersebut mengikuti sosialisasi sipol, namun hanya delapan yang memenuhi undangan tersebut,”

kata Munawarsyah yang juga mantan Ketua KIP Kota Banda Aceh.

Delapan partai politik lokal tersebut yakni Partai Generasi Aceh Beusaboh Taat dan Taqwa (Gabthat), PA, Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai SIRA, Partai Islam Aceh (PIA), PAS, PDA, dan Partai Amanat Rakyat (PAR).

Keikutsertaan partai politik lokal pada pemilu legislatif di Aceh merupakan amanah Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh serta Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2007 tentang partai politik lokal di Aceh.

Partai politik lokal pertama sekali mengikuti pemilihan anggota legislatif sejak Pemilu 2007.

Partai politik lokal hanya mengikuti pemilu legislatif untuk anggota DPRD provinsi atau DPRA dan DPRD kabupaten kota atau DPRK.