Elon Musk Terapkan Aturan Centang Biru di Akun Twitter SenilaiRp 125 Ribu

Nasib 3.700 Karyawan Twitter Diujung Tanduk Masih ada enam rencana besar Elon Musk setelah membeli Twitter.
elon musk
elon musk resmi menjadi kepemilikan perusahaan twitter

ACEHSATU.COM | California – Usai perpindahan kepemilikan platform sosial media Twitter Mengutip dari The Guardian pembaruan terakhir Twitter di perangkat Apple iOS memungkinkan setiap pengguna yang mendaftar saat ini ke layanan premium, akan mendapatkan centang biru.

Fitur tersebut baru tersedia di Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

Tidak sampai disitu saja berbagai fitur lain yang dijanjikan akan segera hadir di Twitter. Pemotongan jumlah iklan yang akan dilihat. Hal ini dilakukan oleh Elon Musk sejak iya sudah menjadi pemilik Perusahaan Sosial Media itu.

Lalu, durasi unggahan video pun akan lebih panjang dan peringkat prioritas bagi konten yang diposting di Twitter.

Pembaruan ini muncul di tengah perdebatan keputusan pemilik baru Twitter, Elon Musk juga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal para karyawannya yang sebelumnya berkerja dibawah CEO lama.

Perusahaan media sosial itu mulai melakukan PHK massal di seluruh dunia pada Jumat (4/11/2022), dengan sebanyak setengah dari lebih dari 7.500 karyawannya terancam kehilangan pekerjaan. •

Elon Musk Berencana PHK Massal, Nasib 3.700 Karyawan Twitter Diujung Tanduk Masih ada enam rencana besar Elon Musk setelah membeli Twitter.

Elon Musk yang dikabarkan juga akan hadir di Bali untuk rangkaian kegiatan G20, mengatakan, karyawan yang dipecat akan menerima pesangon tiga bulan gaji dari Twitter.

Dia mengaku melakukan pemecatan ketika perusahannya mengalami kerugian 4 juta dolar AS atau sekitar Rp 62,4 miliar per hari.

“Mengenai pengurangan Twitter yang berlaku, sayangnya tidak ada pilihan ketika perusahaan merugi lebih dari $4 juta/hari,” tulis Elon Musk di Twitter pada Jumat malam.

“Semua orang yang keluar ditawari 3 bulan pesangon.” Elon Musk diperkirakan ingin secara drastis mengurangi biaya di perusahaan setelah menyelesaikan pengambil alihan platform senilai 44 miliar dolar AS atau sekitar Rp 687 triliun minggu lalu.