Eksistensi Bank Aceh Harus Menjawab Kritikan Konsumen

Bank Aceh
Rapat virtual RUPS para pemegang saham Bank Aceh Syariah. Rabu (8/6/2021) acehsatu.com/ist

Eksistensi Bank Aceh Harus Menjawab Kritikan Konsumen

ACEHSATU.COM [ BANDA ACEH – Gubenur Aceh, Nova Iriansyah berharap eksistensi Bank Aceh dapat menjawab kritikan konsumen. Harapan tersebut disampaikan Gubenur saat mengikuti rapat pendahuluan RUPS 2020 PT Bank Aceh Syariah secra virtual dengan pemegang saham lainnya Bupati/Walikkota se Aceh. Selasa (8/6/2021)   

Direktur Utama Bank Aceh Syariah Haizir Sulaiman pada pembukaan rapat menjelaskan, rapat hari ini merupakan rapat pendahuluan dalam rangka melancarkan RUPS yang akan berlangsung pada kamis mendatang.

Ia menjelaskan, nantinya ada tiga agenda utama dalam RUPS, yaitu laporan pertanggungjawaban pengurus Bank Aceh Syariah tahun buku 2020, rencana bisnis Bank untuk tahun 2021 hingga 2023 serta usulan tambahan berkaitan operasional Bank Aceh Syariah.

Selanjutnya dalam arahan Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah menegaskan bahwa rapat umum pemegang saham selambat lambatnya harus dilakukan pada tanggal 30 Juni sehingga ditetapkan tanggal 10 Juni dijadwalkan untuk rapat umum pemegang saham.

Rapat pendahuluan RUPS Bank Aceh dengan pemegang saham

“Pada dasarnya RUPS dapat diselenggarakan sesuai rencana sebelumnya namun teknisnya saja yang harus disepakati kembali dan apakah melalui zoom meeting atau bagaimana baiknya menurut kesepakatan bersama,” ucapnya.

Ia mengatakan pada Rapat mendatang laporan tahun buku 2020 harus disampaikan di RUPS. Ia berharap Eksistensi Bank Aceh bisa menjawab kritikan selama ini, selain itu juga banyak tantangan kedepannya dan semua pihak harus siap dengan tantangan tersebut untuk menjadikan Bank Aceh lebih baik.

Usai Gubernur menyampaikan arahannya, para stakeholder Bupati dan walikota dipersilakan menyampaikan saran dan masukan serta usulan agenda tambahan untuk RUPS mendatang.

Rapat secara virtual diikuti oleh seluruh Bupati dan Walikota se-Aceh, Komisaris, Pengawas dan Dewan pengurus Syariah, Manajemen Bank, Notaris serta pemegang saham lainnya (*).