Ekses Covid-19, Puskesmas Trienggadeng Tutup

Ekses dari covid-19 yang belakangan cendurung meningkat di Pidie Jaya hingga saat ini dari 13 puskesmas di kabupaten tersebut, dua diantaranya sudah menjalani masa “istirahat” karena beberapa para medis dinyatakan positif Corona.

Laporan Kontributor Abdullah Gani | Pidie Jaya

ACEHSATU.COM | PIDIE JAYA – Ekses dari covid-19 yang belakangan cendurung meningkat di Pidie Jaya hingga saat ini dari 13 puskesmas di kabupaten tersebut, dua diantaranya sudah menjalani masa “istirahat” karena beberapa para medis dinyatakan positif Corona.

Kini giliran satu lagi puskesmas disana juga terpaksa harus tutup.

Dua yang sudah pernah tutup selama dua pekan dan sekarang kembali aktif yaitu, Puskesmas Blang Kuta–Ulee Gle Kecamatan Bandardua serta Puskesmas Ulim Kecamatan Ulim.

Puskesmas Trienggadeng tutup sejak, Minggu 4/10/2020 hingga Selasa 20/10/2020).

Juru bicara gugus tugas covid-19, Eddy Azwar SKM, MKes kepada ACEHSATU.COM menyebutkan, Puskesmas Trienggadeng dihentikan aktivitasnya atas rekomendasi tim gugus tugas covid, Alternatif itu ditempuh adalah demi kebaikan bersama.

Dari hasil swab test itulah lalu sejumlah petugas dinyatakan fositif.


Puskesmas Trienggadeng kini tutup sejak tgl 4 hingga 20 Oktober 2020 mendatang. (Abdullah Gani/ACEHSATU.COM)

Agar masyarakat tetap terlayani bidang kesehatan, maka untuk sementara pelayanan dialihkan ke puskesmas kecamatan terdekat serta ke puskesmas pembantu (Pustu).

Mereka yang dinyatakan fositif sebanyak 12 orang dan saat ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing dibawah pengawasan gugus tugas covid-19 secara rutin.

“Ke 12 tenaga medis itu sudah menjalani isolasi mandiri di rumahnya dan tetap dibawah pengawasan atau kontrol oleh petugas kesehatan Pijay,” kata Eddy.

Ditambahkan, untuk mencegah penyebaran corona, Dinkes setempat sudah melakukan scerening terhadap seluru staf dan tenaga medis.

Tidak hanya itu, semua ruangan juga akan disterilkan. Ketua Pusat Data dan Pelaporan (Pusdalop) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pijay, Okta Handipa ST.M Arch menjawab ACEHSATU.COM terkait dengan perkembangan covid di Pijay hingga posisi, Senin (10/5/2020) menyebutkan, total orang dalam pemantauan mencapai 282 orang.

Kasus konfirmasi positif meninggal 4 orang. Melihat perkembangan Covid-19 belakangan cendrung meningkat, pihaknya tidak pernah bosan-bosan mengingatkan warga supaya mematuhi protokol kesehatan (pakai masker, cuci tangan yang bersuih serta jaga jarak). Pun begitu, hasil pantauan sehari-hari, Okta mengakui, hanya sebagian warga yang patuh.

“Hanya sebagian warga yang patuh, seperti halnya pada penggunaan masker. Padahal diingatkan, jika keluar rumah pakailah masker,” imbuhnya. (*)