Edi Obama Tagih Utang Kampanye Rp 8 Miliar, Nova Sebut Ada yang Ingin Jatuhkan Dirinya Sebelum Pilkada

Edi Obama Tagih Utang Kampanye Rp 8 Miliar, Nova Sebut Ada yang Ingin Jatuhkan Dirinya Sebelum Pilkada

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Nanggroe Aceh, Samsul Bahri alias Tiyong bersama mantan Ketua Demokrat Bireuen Edi Obama dan sejumlah mantan tim sukses Irwandi-Nova mendatangi pendopo Plt Gubernur Aceh di kawasan Blangpadang, Banda Aceh, Senin dan Selasa (13-14/4/2020).

Kedatangan Edi Obama dan Samsul Bahri atau yang akrab disapa Tiyong, Ketua Tim Pemenangan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah, juga didampingi puluhan masa lainnya, mantan tim sukses Irwandi-Nova pada Pilkada 2017 lalu.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan aksi Edi Saputra atau yang akrab disapa Edi Obama dan Syaiful Bahri alias Tiyong sudah anarkis dalam situasi Covid-19 ini.

“Dalam situasi Covid-19 ini sudah anarkis,” kata Nova Iriansyah, Selasa (14/4/2020), seperti dikutip dari ajnn.net.

Nova juga menyesalkan Edi Obama Cs menduduki rumah dinas Wakil Gubernur Aceh di Blang Padang pada Senin (13/4/2020) malam.

Nova menegaskan tidak ada kaitan masalah hutang-piutang yang diarahkan Edi Obama kepadanya.

“Saya tegaskan bahwa saya tidak ada sangkut paut dengan hutang piutang seperti dituduhkan. Tidak benar saya ada berhutang. Silakan gugat saja ke pengadilan,” kata Nova Iriansyah.

Ketua DPW Partai Demokrat Aceh menduga aksi itu terkait erat dengan agenda untuk menjatuhkan Plt. Gubernur sebelum pelaksanaan Pilkada.

“Gerakan itu lebih bersifat politis. Saya minta apabila ada oknum yang ingin duduk di kekuasaan, silahkan ikut Pilkada,” pinta Nova. (*)